Hari Pertama Pendaftaran Bacaleg di Jogja Sepi, Parpol Janjikan Wajah Baru

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Rabu, 04 Juli 2018 21:17 WIB
Hari Pertama Pendaftaran Bacaleg di Jogja Sepi, Parpol Janjikan Wajah Baru

Bendera partai politik. /Solopos-Maulana Surya

Harianjogja.com, JOGJA- Hari pertama pendaftaran calon anggota legislatif di KPU masih terlihat sepi. Meski begitu sejumlah parpol mengaku bakal mengajukan wajah baru dalam pendaftaran bakal calog legislatif (bacaleg) Pemilu 2019 mendatang.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Jogja Danang Rudiatmoko mengaku seluruh proses internal dalam penjaringan bacaleg selesai dilakukan. Pihaknya tinggal menunggu rekomendasi dari DPP.

"Sebab rekomendasi itu menjadi dasar pendaftaran bacaleg ke KPU Jogja. Kalau rekomendasi turun, kami daftarkan," katanya, Rabu (4/7/2018).

Danang mengaku banyak wajah baru yang diajukan partainya untuk duduk di kursi DPRD Kota Jogja. Terutama dari kalangan perempuan di mana minimal harus memenuhi 30% kuota perempuan. Dari 40 kursi yang tersebar di lima daerah pemilihan (dapil), 75% merupakan wajah baru.

"Yang petahana hanya 25 persen, selebihnya adalah sosok baru. Kami memprioritaskan kader perempuan, yakni di atas 30 persen sesuai ketentuan undang-undang," katanya.

Terpisah, Sekretaris DPD PAN Kota Jogja Rifki Listianto menyebut bacaleg wajah baru yang diajukan PAN mendominasi hingga 90%. Mereka berasal dari kader-kader baru.

"Ini menunjukkan ada peningkatan kepercayaan publik kepada kami. Sebab yang petahana hanya 10 persen. Rencananya pada 12 Juli kami akan melakukan pendaftaran," ujarnya.

Ketua KPU Kota Jogja Wawan Budiyanto menjelaskan pendaftaran bacaleg akan dilayani hingga 17 Juli 2018. Pihaknya sejak awal sudah menekankan agar seluruh persyaratan bisa dipenuhi sebelum mendaftar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online