Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun melihat produk UMKM Sleman./ Harian Jogja- Meigitaria Sanita
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman akan mengadakan Pameran Potensi Daerah (PPD) 2018, mulai Kamis (12/7/2018) hingga Sabtu (21/7/2018). Acara tersebut bertujuan mempromosikan potensi daerah dan budaya dari 17 kecamatan yang ada di Sleman.
Kepala Disperindag Sleman, Tri Endah Yitnani, mengatakan PPD 2018 akan menampilkan produk-produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta produk seni budaya yang kreatif. "Produk-produk UMKM di Sleman dituntut untuk kreatif dalam hal desain kemasan, metode pemasaran dan proses produksinya," ujar Tri Endah kepada wartawan, Selasa (10/7/2018).
Tema yang diangkat pada PPD 2018 yaitu Sleman Kreatif Menuju Smart Regency. Dalam pameran diharapkan UMKM mampu menampilkan sisi smart yang menjadi pembeda keunggulan komparatif UMKM di Sleman. "Smart yang dimaksud juga cerdas dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk memperluas pasar, juga cerdas dalam membangun networking atau jaringan dengan UMKM lain, komunitas dan instansi," ujar Endah.
Hingga saat ini sudah ada 270 stan yang disiapkan oleh Disperindag Sleman, dengan peserta yang mendaftar sebanyak 122 peserta. Beberapa produk akan ditampilkan seperti produk fesyen, kuliner, dan kerajinan.
Endah berharap omzet PPD 2018 ini bisa meningkat dibanding tahun lalu. Di ajang PPD 2017, omzet yang berhasil diraih sebanyak Rp1,5 miliar. "Tahun ini kami menargetkan omzet bisa mencapai Rp2 miliar," katanya.
Berbeda dengan tahun lalu, tahun ini menurut Endah panitia menyediakan wifi gratis dan juga mobil radio. "Jadi setelah pengunjung berkeliling melihat stan di area pameran, sambil menikmati kuliner, pengunjung bisa beristirahat sambil memanfaatkan wifi yang tersedia," kata Endah.
Kepala Bidang Usaha Perdagangan Disperindag Sleman, Nurhadiyati Patminingsih, mengatakan selain gelaran pameran, ada gelaran pendukung di antaranya talkshow kesehatan dan tari cuci tangan dari RSUD Sleman, lomba mewarnai untuk anak, lomba aglonema, gelar kesenian dari 17 kecamatan seperti wayang orang, selawat, macapat, seni gedruk, hadrah, musik akustik, dan seni badui.
Pameran Potensi Daerah 2018 bakal dibuka oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo, dan diawali dengan Sleman IKM Carnival (SIC). "SIC akan dimulai pukul 12.00 WIB dimulai dari Lapangan Desa Sendangadi dan berakhir di Lapangan Denggung," ujar Nurhadiyati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.