Gerakan Ekstrem Seperti Penyakit
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Warga mengantre di depan staf pengurus Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) di Dinas Sosial Sleman, Kamis (28/06/2018). /Harian Jogja-Salsabila Annisa Azmi
Harianjogja.com, JOGJA- Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan DIY menerima satu laporan yang berisi dugaan manipulasi data surat keterangan tidak mampu (SKTM). Seorang warga Patangpuluhan, Kota Jogja yang masuk ke SMAN 3 Jogja diduga orang mampu tapi menggunakan jalur SKTM.
Setelah mendapat laporan, ORI kemudian melakukan penelurusan ke alamat terlapor. Budhi mengatakan, dari hasil penelusuran, tampilan rumah terlapor tidak cukup meyakinkan untuk disebut tidak mampu. Tapi di sisi lain, tidak juga bisa disebut mampu.
"Kalau KMS [Kartu Menuju Sejahtera] kan lantainya harus tanah dan enggak punya kendaraan. Ini sih enggak masuk. Tapi mungkin ada indikator lain. Pertama ngakunya dia ngontrak. Tapi, setelah dikejar ngakunya cuman jaga rumah orang. Ini menimbulkan tanda tanya, karena itu perlu diverifikasi lebih lanjut [oleh sekolah] karena data kami kurang meyakinkan," kata Kepala ORI Perwakilan DIY Budhi Masthuri saat menyampaikan hasil temuan Setber, Rabu (11/7/2018).
Kepala Bidang Perencanaan dan Standarisasi Pendidikan Disdikpora DIY Didik Wardaya mengatakan, penandatanganan surat pernyataan dari orang tua siswa sudah dilakukan. Penandatanganan juga akan dibarengi dengan verifikasi yang dilakukan oleh pihak sekolah. "Tentunya sekolah bisa sampling. Kan ada naluri mana saja yang perlu diperiksa."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
KPK memeriksa pejabat Bea Cukai dan pengusaha terkait dugaan aliran uang korupsi serta pengembangan kasus suap impor barang di Kemenkeu.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.