Top Ten News Harianjogja.com Edisi Minggu 27 September 2026
Sebanyak 11 calon lurah berstatus petahana gagal mempertahankan jabatannya dalam Pemilihan Lurah (Pilur) serentak di Gunungkidul yang digelar Sabtu (26/9/2026).
Kincir angin karya mahasiswa STTNas, Rabu (18/7)./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, SLEMAN--Sekolah Tinggi Teknologi Nasional (STTNas) mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kemenristekdikti melalui sejumlah kreativitas mahasiswa dalam lima kelompok. Salah satunya tim yang mengreasikan limbah drum menjadi kincir angin yang bermanfaat bagi pembudidaya udang.
Salah satu mahasiswa yang tergabung dalam tim pembuatan kincir angin Muhammad Aden Budi Ihtisan menjelaskan ide itu berawal dari turunnya produktivitas udang vaname oleh para pembudidaya di Dusun Kuwaru, Poncosari, Srandakan, Bantul akibat kurangnya sirkulasi udara atau aerasi.
Aerator yang banyak digunakan pembudidaya berbahan bakar minyak atau listrik sehingga butuh biaya tinggi. "Apalagi kecepatan angin di sana cukup mendukung, sehingga kami memanfaatkan energi angin sebagai penggerak pompa yang dapat menghasilkan aerasi tambahan untuk beberapa titik tambak udang," ucap Aden, Rabu (18/7/2018).
Tim ini menggunakan drum bekas sebagai mekanis penggerak melalui kekuatan angin. Drum bekas tersebut dimodifikasi sedemikian rupa menyerupai kincir dipasang di bagian atas dengan penyangga berupa besi siku. Secara umum ada empat komponen utama untuk membuat alat tersebut yaitu kincir dari drum bekas, kompresor, kerangka besi sebagai penyangga dan air stone.
Perancangan alat menggunakan software komputer agar wujud dari rancangan sesuai dengan alat sebenarnya, baik secara dimensi, fungsi untuk menunjang kemampuan alat. "Alat ini membantu masyarakat untuk efisiensi waktu. Tim kami menghibahkan alat ini kepada warga pembudidaya udang," kata mahasiswa Teknik Mesin ini.
Pembantu Ketua III Bidang Kemahasiswaan STTNas Gendoet Hartono menjelaskan pendampingan terhadap tim PKM sudah dilakukan sejak awal mulai dari sosialisasi. Bahkan karya mahasiswa terus dilakukan evaluasi terutama saat presentasi laporan kemajuan dari PKM. Kegiatan PKM sepenuhnya untuk mendukung iklim akademis agar lebih baik.
"Tidak semata-mata mengejar medali, tetapi melalui keikutsertaan dalam PKM ini, bagaimana bisa membangun iklim akademik yang baik," kata dia.
Ia menambahkan selain pembuatan kincir angin untuk pembudidaya udang, masih ada empat tim PKM lagi dari STTNas. Antara lain mengangkat judul Sisten Pelanggaran Marka Jalan Otomatis pada Traffic Light di DIY yang dibuat oleh Arriski Karindra, Dedy Aprianto, Dimas Sapri, Rizki Ismaik dan Rickey Herlambang.
Pemanfaatan limbah drum bekas sebagai bahan kincir angin penggerak aerator meningkatkan hasil panen udang Vaname, dibuat oleh lima mahasiswa yaitu Aden Budi Ihtidan, Hasanydin, Oki Andrian, Pebri Pratama dan Danan Aji.
Mahasiswanya juga meneliti tentang analisa potensi dan penentuan zona mineralisasi menggunakan data geomagnet oleh Damas Muharif, Yahdy dan Afru Tri Kristanto. Perancangan smart audio colour detector (SCD) untuk kaum tuna netra yang dibuat oleh Dimas Maulana, Kessy Silvana Leonora dan Ningsih Irianti untuk kategoi PKM Karya Cipta.
"Selain itu PKM Pengabdian Masyarakat yang dikerjakan oleh Juhair Alhabib dan kawan-kawan tentang pelajar belajar untuk mengajar," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 11 calon lurah berstatus petahana gagal mempertahankan jabatannya dalam Pemilihan Lurah (Pilur) serentak di Gunungkidul yang digelar Sabtu (26/9/2026).
Memorabilia Agnez Mo berupa dua wardrobe dari musik dan akting kini dipajang permanen di Hard Rock Hollywood, Los Angeles.
Klasemen Asian Games 2026 menempatkan Indonesia di posisi 15 dengan tiga emas, tujuh perak, dan 20 perunggu.
Honda dikabarkan menyiapkan SUV Rp160 jutaan untuk India. Mesin Horse Powertrain dan produksi 2028 masih dalam tahap evaluasi.
Tu-95 Rusia jatuh saat penerbangan latihan di Amur. Enam awak tewas, satu lainnya terluka dan penyebab kecelakaan masih diselidiki.
Aldila/Christopher menang 6-1, 6-1 atas Nepal di Asian Games 2026. Rifqi Fitriadi juga melaju ke putaran ketiga.