129 Korban Kapal Virgo Belum Ditemukan, Basarnas Kerahkan Kopaska
Basarnas mengerahkan Kopaska, BSG, dan KRI Canopus untuk mencari 129 korban Kapal Virgo Transport 8 yang belum ditemukan.
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. /Suara.com-Ria Rizki
Harianjogja.com, BEKASI- Rumah Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera dilempar bom molotov, Kamis (19/7/2018) dini hari. Ada sejumlah kejadian yang janggal di rumah yang ada di kawasan Jati Makmur, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat tersebut.
Kejanggalan itu berupa bunyi keras yang berasal dari atas garasi mobil. Tapi suara itu tidak dihiraukan, karena hampir saban hari ada mangga jatuh di atasnya.
"Keluarga kami pada dini hari mendengar bunyi suara benda jatuh agak keras," tulis Mardani di akun Twitter pribadinya, Kamis pagi.
Hanya saja pagi itu, ada laporan dari petugas keamanan jika ada dua orang mondar - mandir menggunakan motor. Gerak - geriknya tidak mencurigakan.
"Tidak terlalu mencurigakan karena tidak terlihat membawa benda-benda aneh," katanya.
Dia mengaku, kejadian itu baru diketahui saat petugas yang biasa membersihkan taman menemukan dua buah botol kaca di halaman rumahnya. Kedua botol itu, kata dia berisi bensin.
"Kami baru sadar itu bom molotov berisi pertamax setelah ada petugas yang membersihkan taman setiap pagi. Ada 2 botol, satu pecah berantakan berbau bensin, satu tidak pecah karena tersangkut di tanaman jatuh ketanah, meski tidak pecah tercium bensin," katanya.
Meski tak ada korban dalam teror bom molotov ini, Mardani meminta agar polisi segera menangkap pelaku dalam kasus tersebut.
"Semoga kejadian ini bisa di usut tuntas, dicari pelakunya sampai dapat. Sehingga demokrasi di negeri ini berjalan dengan damai tanpa ada unsur teror dan fitnah," kata dia.
Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Bekasi AKBP Jarius Siragih mengaku masih mendalami soal dugaan pelemparan molotov di kediaman Mardani.
"Saya lagi tak di kantor, nanti coba saya cek," kata Jarius saat dihubungi Suara.com, jaringan Harianjogja.com.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Basarnas mengerahkan Kopaska, BSG, dan KRI Canopus untuk mencari 129 korban Kapal Virgo Transport 8 yang belum ditemukan.
HMI Jogjakarta menggelar aksi di Polda DIY, menuntut penanganan serius kasus dugaan kekerasan seksual di Ponpes Ash-Sholihah Sleman.
BMKG mengingatkan potensi gelombang laut hingga 4 meter di sejumlah perairan Indonesia pada 14-17 September. Pelaku pelayaran diminta waspada.
Disdukcapil Kulonprogo mengingatkan warga soal penipuan aktivasi IKD yang meminta Rp10.000, nomor rekening hingga kode OTP.
Gempa M5,6 mengguncang barat daya Bayah Banten pada Senin sore. BMKG memastikan gempa berkedalaman 10 km itu tak berpotensi tsunami.
JNE menggandeng visual artist Muklay menyulap armada pengiriman menjadi galeri seni berjalan jelang HUT ke-36 bertema “Melesat Hebat”.