Katon Bagaskara Diyakini Dongkrak Suara PDIP DIY

Sunartono
Sunartono Jum'at, 20 Juli 2018 08:50 WIB
Katon Bagaskara Diyakini Dongkrak Suara PDIP DIY

Katon Bagaskara./JIBI

 

Harianjogja.com, JOGJA - Musisi Katon Bagaskara dikabarkan akan maju sebagai calon legislatif (Caleg) dari daerah pemilihan (Dapil) DIY pada Pemilu 2019 mendatang. Meski belum mendapatkan pemberitahuan resmi dari DPP PDIP, namun pimpinan DPD PDIP DIY menyambut baik kabar tersebut dan diharapkan dapat menaikkan suara partai.

Ketua DPD PDIP DIY Bambang Praswanto menjelaskan, pihaknya belum mendapatkan kabar resmi dari DPP PDIP terkait masuknya Katon Bagaskara ke DIY dalam Pemilu 2019. Namun pihaknya terbuka bagi siapapun dari luar DIY untuk menggunakan dapil DIY dalam pemilihan anggota legislatif 2019 mendatang. Masuknya orang luar ke DIY menggunakan kendaraan partainya merupakan suatu hal yang lumrah setiap jelang pencalegan. Tidak hanya di level pencalegan DPR RI, DPD PDIP DIY juga menerima banyak titipan dari luar DIY yang akan bertarung di DIY untuk pemilih legislatif di level kabupaten/kota dan provinsi.

"Setiap akan pemilu selalu ada drop-dropan dari DPP itu sudah biasa, paling tidak tiga atau empat caleg. Itu sudah menjadi wewenang DPP sehingga prinsipnya kami menerima siapapun yang masuk," terangnya kepada Harianjogja.com, Kamis (19/7/2018) malam.

Selain Katon, kata Bambang, pihaknya mendapatkan informasi bakal ada empat tokoh dan pensiunan sekaliber nasional yang juga akan bertarung dari DIY menggunakan mesin partainya.

Bambang mengatakan, personel drop-dropan itu diharapkan dapat menambah suara partai, bukan sebaliknya hanya mengikuti suara partai. Ia mengklaim sudah punya modal suara sekitar 31,02% suara, sehingga dengan adanya tokoh atau siapapun yang populer di tengah masyarakat seperti halnya Katon Bagaskara nyaleg dari DIY diharapkan dapat meningkatkan suara PDIP menjadi 35% atau bahkan mencapai 40%.

"Kalau ada tiga atau empat, lima orang masuk kesini, suaranya bisa maksimal, tidak hanya ngikuti suara kita, tetapi dia bisa mencari suara orang-orang dari luar partai kami," kata dia.

Ia tak mempersoalkan jika orang atau tokoh dari luar tersebut justru menggeser kader lokal, karena tujuan partai adalah untuk meraup suara. Ia meyakini seperti Katon Bagaskara akan dapat menaikkan suara di luar partai yang masuk ke ke partainya, dengan memanfaatkan fansnya sebagai penyanyi. Hanya saja, masih perlu dilihat secara detail segmen yang akan disasar sebagai pendulang suara, apakah dari kalangan pemuda atau mungkin justru dari kaum tua karena dianggap Katon memiliki sejumlah lagu  nostalgia.

"Mas Katon misalnya, nanti bisa mencari pecinta-pecinta lagunya yang di luar partai itu kan banyak sekali," ucapnya.

Bambang menambahkan, partai akan memfasilitas sejumlah caleg dari luar yang akan masuk melalui PDIP dapil DIY tersebut untuk sosialisasi kepada masyarakat terutama akar rumput agar dapat segera diterima. "Kalau Mas Katon kan orang sini saja [kelahiran Magelang,Jawa Tengah] saya rasa akan lebih cepat diterima," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online