Hajatan Nikah Tak Seagama, Terduga Teroris Sleman Tak Pernah Hadir

Warung makan milik salah satu terduga teroris yang diamankan oleh Densus 88 pada Rabu (18/7/2018) di Jalan Perumnas, Dusun Ngropoh, Desa Condongcatur, Depok. - Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
19 Juli 2018 22:50 WIB Fahmi Ahmad Burhan Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Seorang terduga teroris yang diamankan di Jalan Perumnas, Dusun Ngropoh, Desa Condongcatur, Depok dikenal warga sebagai sosok yang tertutup.

Tetangga salah satu terduga teroris yang diamankan oleh Densus 88 Ismail, S mengatakan pihaknya mengenal sosok Ismail sebagai pemilik warung makan yang tertutup. "Tidak pernah ikut acara warga, kumpul RT gitu tidak pernah," ujarnya pada Harianjogja .com, Kamis (19/7/2018).

Namun, menurutnya sosok Ismail dikenal sebagai orang yang baik. "Meskipun tertutup, tapi kalau papasan itu ya menyapa, tapi sebatas itu saja," katanya. S mengaku, Ismail tidak pernah mengenalkan keluarganya ke tetangga sebelahnya. "Kalau saya beli makan di sana, yang ngelayanin itu pembantunya, pembantunya itu ada sekitar lima atau enam," jelasnya.

Ia mengaku, ketika ada acara hajatan seperti nikahan tetangganya, Ismail kadang datang. Namun, Ismail tidak membawa keluarganya, hanya ia sendirian yang datang. "Tapi, ketika ada acara yang tidak seagama dengannya, ia tidak pernah datang, pernah ketika yang nikahan itu seagama, ia datang, tapi ketika ada nikahan yang tidak seagama, ia tidak datang," ujar S.

Ketua RT di tempat Ismail Yoyok Teguh Prasetyo mengaku, pihaknya terakhir kali bertemu dengan Ismail di pasar sekitar dua hari yang lalu. Menurutnya Ismail sosok yang biasa saja dan bergaul seperti biasanya.

"Biasa saja baik-baik saja, bisnis warung makannya juga bagus, sukses, tidak ada masalah dengan masyarakat," ungkap Yoyok.