Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Ilustrasi Pemilu/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul menetapkan daftar pemilih sementara (DPS) hasil perbaikan atau DPSHP sebanyak 701.725 jiwa. Jumlah pemilih tersebut berkurang dari DPS yang sudah diumumkan pada awal Juli lalu.
Sebelumnya jumlah DPS sebanyak 704.305 jiwa. Ketua KPU Bantul Muhammad Johan Komara mengatakan berkurangnya jumlah DPS karena tidak memenuhi syarat seperti sudah meninggal dunia, data kependudukn ganda, dan belum melakukan perekaman e-KTP yang menjadi syarat wajib pemilih.
Ia menyebut masih ada sekitar 1% pemilih dalam DPS yang tidak bisa menggunakan hak suaranya karena belum melakukan perekaman e-KTP. "Kami sedang berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), camat, lurah atau kepala desa agar mendorong masyarakat yang belum melakukan perekaman agar segera melakukan perekaman," kata Johan, seusai Rapat Pleno Penetapan DPSHP di Kantor KPU Bantul, Minggu (22/7/2018).
KPU meminta masyarakat untuk mencermati DPSHP yang sudah ditetapkan dan diumumkan. Bagi pemilih yang belum tercantum dalam DPSHP atau ada kekeliruan agar segera menyampaikan kepada panitia pemungutan suara (PPS) atau panitia pemilihan tingkat desa.
Selain itu, Johan juga berharap Disdukcapil segera mendata pemilih pemula yang berusia 17 tahun saat hari pemungutan suara 17 April 2019.
Kepala Disdukcapil Bantul Bambang Purwadi Nugroho mengatakan masih ada sekitar 700 warga berusia di atas 17 tahun yang belum merekam e-KTP dengan beberapa alasan, di antaranya tinggal di luar kota, waktu diundang perekaman di desa tidak datang. Dinas akan berupaya mempercepat perekaman hingga akhir tahun ini, karena jika tidak akan terancam tidak bisa menggunakan hak suara tanpa perekaman.
Proses perekaman, kata dia, tidak hanya di Kantor Disdukcapil, tetapi sudah bisa dilakukan di kecamatan.
"Selama empat bulan ke depan ini kami prioritaskan warga yang merekan e-KTP akan langsung dicetak," ujar Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.