Derby PSIM VS PSS, Disdikpora DIY Mencatat Siswa Sengaja Tak Sekolah Tanpa Alasan Jelas

Sunartono
Sunartono Jum'at, 27 Juli 2018 21:55 WIB
Derby PSIM VS PSS, Disdikpora DIY Mencatat Siswa Sengaja Tak Sekolah Tanpa Alasan Jelas

Anggota Karang Taruna Dusun Balong, Timbulharjo, Sewon siap mengantar almarhum M Iqbal Setyawan ke Makam Balongan, Jumat (27/7/2018)./Harian Jogja-Salsabila Annisa Azmi

Harianjogja.com, JOGJA--Kepala Disdikpora DIY Kadarmanta Baskara Aji sudah meminta kepala sekolah dan Balai Dikmen di masing-masing kabupaten/kota untuk mendata siswa yang membolos pada Kamis (26/7/2018) untuk melihat laga derby PSIM VS PSS.

Hasil pendataan menyebutkan, para siswa tersebut tidak hanya membolos tetapi sengaja tidak datang sejak pagi tanpa alasan yang jelas.

Menurut Disdikpora, para siswa yang membolos ini tidak hanya berasal dari sekolah swasta tetapi juga sekolah negeri.

"Sebenarnya kami sudah koordinasi dengan kepolisian, bahwa ada sekian pelajar kami yang tidak masuk sekolah," kata Aji, Jumat (27/7/2018).

Tak hanya itu, Disdikpora juga meminta sekolah tidak perlu mempertahankan siswa yang hanya membuat keonaran. Pelajar yang terlibat kerusuhan akan langsung dikeluarkan dari sekolah.

Disdikpora meminta sekolah memberikan sanksi tegas kepada siswa yang membolos. Para siswa tersebut harus diberi poin pelanggaran yang akan terus terakumulasi dengan pelanggaran berikutnya.

Aji menegaskan ia tidak main-main terkait persoalan ini. Jika ada pelajar terlibat dalam kerusuhan langsung akan dikeluarkan dari sekolah. Ancaman itu diberikan bukan sekadar menakut-nakuti siswa.  

Saat ini Disdikpora masih menunggu laporan dari kepolisian terkait keterlibatan pelajar dalam bentrok suporter Kamis kemarin. "Buat apa sekolah mempertahankan satu anak yang selalu membuat masalah, kami sudah sampaikan itu ke kepala sekolah," kata Aji.



 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online