Kawasan Selatan Gunungkidul Diterjang Ombak Tinggi, Begini Respons Bupati Badingah

Herlambang Jati Kusumo
Herlambang Jati Kusumo Senin, 30 Juli 2018 14:20 WIB
Kawasan Selatan Gunungkidul Diterjang Ombak Tinggi, Begini Respons Bupati Badingah

Kondisi Pantai Sepanjang usai disapu gelombang, Minggu (29/7/2018)./Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Gelombang tinggi yang merusak sejumlah bangunan di kawasan pantai selatan Gunungkidul beberapa waktu lalu direspons Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sebagai pembelajaran untuk segera menata kawasan pantai.

Bupati Gunungkidul Badingah mengatakan pascabencana gelombang tinggi langsung dilakukan kerja bakti bersama semua lapisan dari pemerintah maupun masyarakat. “Semua sudah kerja bakti untuk mempertahankan visi misi Gunungkidul sebagai tujuan wisata yang terkemuka dan berbudaya. Kami sampaikan melalui media sosial ke masyarakat bahwa kondisi sudah aman,” kata Badingah, Senin (30/7/2018).

Terkait dengan rencana penataan kawasan pantai, dia mengaku telah berkomunikasi secara intens dengan Gubernur DIY Sri Sultan HB X. Rencananya seluruh lapak yang selama ini melanggar aturan, akan dipindah ke tanah Sultan Grond.

“Karena masyarakat butuh makan dan membiayai anak sekolah, mereka tetap boleh mendirikan tetapi tidak boleh di bibir pantai. Tidak boleh pantai tertutup gazebo atau rumah makan, jadi pantai harus luas pandangan harus terbuka ke selatan,” kata dia.

Bupati mengatakan saat ini masyarakat diperbolehkan mendirikan gazebo atau tempat makan namun harus mundur ke belakang, ke tempat yang lebih aman. Ia mengatakan meski diperbolehkan sifatnya hanya sementara dan sewaktu-waktu jika dipindahkan harus mau dan tidak boleh menuntut ganti rugi saat dipindahkan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online