Hari Pertama Bulan Tertib Jalan, Satpol PP DIY Bongkar Ratusan Reklame Ilegal
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Ilustrasi anak-anak/Reuters
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman meluncurkan Rumah Kreatif Badan Pemasyarakatan (Bapas) Kelas 1 Yogyakarta, Selasa (31/7/18). Adanya Rumah Kreatif Bapas ini bertujuan untuk memenuhi dan melindungi hak anak berhadapan dengan hukum (ABH).
Kepala Bapas Yogyakarta, Muhammad Ali Syeh Banna, menyatakan Rumah Krearif Bapas akan difokuskan bagi anak-anak yang terjerat kasus kriminal. Di Rumah Kreatif Bapas tersebut anak-anak akan diberikan bimbingan juga pelatihan kerja.
"Ada 11 program unggulan di Rumah Kreatif Bapas," kata Ali, Selasa. Sebelas program unggulan itu masing-masing usaha budi daya lele, telur asin, tanaman pangan dalam pot, kerajinan gerabah, pupuk kandang atau kompos, bimbingan kewarganegaraan dan pancasila, bimbingan rohani, bimbingan terapi doa, pijat energi, serta bimbingan agama dan konseling. Ali berharap dengan adanya bimbingan dan pelatihan tersebut anak-anak bisa mandiri dan bermartabat.
Bupati Sleman, Sri Purnomo, mengatakan Rumah Kreatif Bapas bisa menjadi alternatif pidana bagi anak yang berhadapan dengan hukum. "Diharapkan ketika nanti anak-anak pulang kembali ke rumahnya mereka mampu menjadi anak yang lebih baik, bermanfaat untuk keluarga juga bagi bangsa dan negara," kata Bupati.
Sri Purnomo mengatakan Pemkab Sleman melakukan upaya penanganan anak berhadapan dengan hukum. Salah satu upaya diantaranya pendampingan dan rehabilitasi sosial. "Tidak sedikit anak-anak yang terjerumus kepada hal-hal negatif dikarenakan beberapa faktor antar lain kurangnya perhatian orang tua dan kurangnya kepedulian sosial di lingkungannya," ujar Sri Purnomo. Oleh karena itu peran orangtua sangat penting dalam hal ini yang berfungsi sebagai kontrol bagi pergaulan dan perkembangan anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.