15+ Event Jogja Juli 2026, Ini Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Ilustrasi penjual kambing untuk Iduladha./JIBI-Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA--Pedagang hewan kurban yang mulai muncul diingatkan untuk memperhatikan kebersihan serta mengelola limbah dengan baik agar tidak mengganggu lingkungan sekitarnya. Mulai pekan depan tim pemeriksa akan memberi stiker layak tidaknya lokasi penjualan dan hewan kurban yang dijual.
"Kami akan menerjunkan tim untuk memantau di lapangan mulai pekan depan. Tempat berjualan yang dinyatakan layak akan diberi stiker, begitu pula hewan yang layak kurban," kata Kepada Dinas Pertanian dan Pangan Jogja Sugeng Darmanto, Kamis (2/8/2018).
Pemberian stiker bertujuan agar masyarakat yang membeli hewan kurban merasa aman karena kondisi kesehatan hewan terjamin. Sebab dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, lanjut Sugeng, pedagang biasanya malas membersihkan tempat berjualan sehingga menyebabkan lokasi menjadi becek. Kondisi tersebut mengganggu warga yang tinggal di sekitarnya. "Paling penting harus ada izin dari kecamatan karena masuk dalam kategori pedagang kaki lima (PKL),” kata Sugeng.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
PSS Sleman kembali menggelar uji coba tertutup pekan ini. Super Elja akan menghadapi salah satu tim Super League di DIY.
Badan Geologi meminta warga waspada setelah gempa NTT M7,7. Masyarakat diminta mengecek bangunan dan menjauhi tebing rawan longsor
Gempa M7,7 NTT mengganggu 200 BTS di 10 kabupaten dan kota. Kemkomdigi memantau pemulihan jaringan bersama operator seluler
Menghadirkan nuansa eklektik resort yang hijau dan rindang di tengah hiruk-pikuk kota, Gets Premiere Yogyakarta resmi melakukan soft opening pada Sabtu (15/8)
BNPB mencatat 14 orang meninggal akibat gempa M7,7 NTT. Sebanyak 2.000 warga mengungsi dan puluhan rumah mengalami kerusakan.