Viral Persahabatan Siswa SMK Bantul, Alif Dapat Laptop dari Alumni
Video siswa SMK Muhammadiyah 1 Bantul memberi sepatu kepada temannya viral. Seorang alumni kemudian memberikan laptop untuk mendukung belajar Alif.
Petugas kebersihan dari Dinas Pariwista Bantul dan warga bersih-bersih di Laguna Depok, Kamis (30/8/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL- Festival Dayung Bupati Cup 2018 digelar pagi ini, Minggu (2/9/2019), di Laguna Depok, Parangtritis, Depok, Bantul. Sebanyak 80 peserta lomba dayung dari kabupaten dan kota se-DIY bakal memperebutkan hadiah jutaan rupiah.
Lomba dayung akan dimulai sekitar pukul 08.30 WIB dan diawali dengan pertandingan dayung khusus untuk atlet-atlet dayung Bantul. Siangnya, dilanjutkan pertandingan atlet dayung perwakiln kabupaten dan kota se-DIY. Selain lomba dayung, para penonton dan wisatawan juga akan dihibur dengan berbagai hiburan.
Sejumlah kesenian tradisional akan tampil di panggung hiburan Laguna Depok selama lomba dayung berlangsung. Di antaranya Tari Edanan. Ada juga Band Top 40, grup band yang menghadirkan lagu-lagu dari band Tanah Air yang sempat booming dari masa ke masa sejak era 1980-an hingga sekarang.
"Kami juga menyediakan lomba foto Instagram bagi masyarakat yang menyaksikan lomba dayung dengan hadiah ratusan ribu rupiah," kata Panitia Lomba Dayung Eko Sutarno, Sabtu (1/9/2018).
Lomba dayung ini diselenggarakan dengan memadukan olahraga, wisata, dan budaya. Selain mencari bibit-bibit unggul atlet dayung, kegiatan yang bekerja sama dengan Pengurus Cabang Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Podsi) DIY tersebut sekaligus mempromosikan Laguna Depok sebagai destinasi pariwista di Bantul. Laguna Depok masuk dalam rencana pengembangan wisata air di Bantul yang penataannya sudah mulai dilakukan tahun ini.
Ketua Harian Podsi DIY, Waljianto mengatakan lomba dayung kali ini menjadi semacam latihan sebelum Kejuaraan Daerah (Kejurda) Podsi DIY yang bakal digelar pada Oktober mendatang. Dalam lomba dayung ini pihaknya sangat mengapresiasi karena dari 80 peserta yang ikut, sebagian besar adalah pemula. Peserta dibatasi maksimal kelahiran 1994.
"Ini bisa menjadi atlet-atlet baru dayung untuk ikut Kejurda," kata dia. Dalam lomba dayung ini, para peserta akan mendayung sejauh 500 meter di muara Sungai Opak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seskab Teddy mendorong anak putus sekolah kembali belajar melalui Sekolah Rakyat. Program ini disebut telah memberi akses pendidikan bagi 43.000 anak.
BGN mewajibkan ompreng MBG mencantumkan batas waktu konsumsi mulai pekan depan untuk memperkuat keamanan pangan dan mencegah keracunan.
Kekeringan kembali melanda Padukuhan Tirto, Kulonprogo. Warga berharap dropping air dan pembangunan sumur bor menjadi solusi jangka panjang.
Polisi menangkap pengedar sabu di Sukoharjo. Sebanyak 23 paket sabu seberat 9,37 gram dan sejumlah barang bukti disita.
Apindo memproyeksikan ekspor Indonesia membaik pada Juli 2026, tetapi biaya produksi dan permintaan global masih menjadi tantangan.