Danlanud Beri Kuliah Perdana Untuk Mahasiswa Baru STTA

Irwan A Syambudi
Irwan A Syambudi Jum'at, 07 September 2018 21:37 WIB
Danlanud Beri Kuliah Perdana Untuk Mahasiswa Baru STTA

Danlanud Adisutjipto Marsma Tedi Rizalihadi memberikan paparan saat kuliah perdana di Kampus Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (STTA), Jumat (7/8/2018)./Harian Jogja-Irwan A. Syambudi

Harianjogja.com, SLEMAN-Ratusan mahasiswa baru Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (STTA) mengikuti kuliah perdana. Kuliah perdana diisi oleh Komandan Lapangan Udara (Danlanud) Adisutjipto.

Danlanud Adisutjipto Marsma Tedi Rizalihadi menjadi tamu khusus dalam kuliah perdana dalam rangka pembukaan pendidikan tahun akademik 2018/2019 STTA. Ia memberikan paparan dan memotivasi para mahasiswa baru karena dinilainya tepat memilih menempuh pendidikan di STTA.

"Kalian [kuliah] di sini [STTA] itu adalah pilihan yang tepat karena teknologi dirgantara itu kalau saya ibaratkan adalah teknologi ponsel yang dari waktu ke waktu berkembang terus," kata dia di Kampus STTA, Jumat (7/9/2018).

Perkembangan teknologi pesawat sama cepatnya dengan perkembangan teknologi ponsel pintar. Sampai saat ini teknologi pesawat sudah sampai generasi 4,5. Dan di Indonesia sendiri hal itu telah ditandai dengan banyaknya pesawat yang beroperasi baik pesawat sipil maupun pesawat militer.

Oleh karena itu sering dengan perkembangan teknologi pesawat juga harus dibarengi oleh peningkatan pendidikan di bidang kedirgantaraan. Namun sayangnya belum banyak institusi pendidikan yang mengembangkan teknologi kedirgantaraan.

Untuk itu Tedi mengapresiasi STTA yang telah mengembangkan pendidikan kedirgantaraan sejak 2002. Sejumlah program studi di STTA di antaranya Teknik Penerbangan, Aeronautica, Teknik Industri, Teknim Mesin, Teknik Informatika, dan Teknik Elektro.

Sementara itu Ketua STTA Ken Darmastono dalam sambutanya mengucapkan terimakasih kepada TNI AU terlebih kepada jajaran Lanud Adisutjipto yang selama ini mendukung STTA. Sejumlah fasilitas STTA pun banyak di antaranya merupakan bagian dari Lanud Adisutjipto.

Termasuk lahan 3,5 hektare yang ditempati STTA merupakan kompleks Lanud Adisutjipto. "Kami mensyukuri itu karena segala yang didukung oleh Lanud Adisutjipto kami dapat memberikan berbagai hal dukungan tersebut kepada mahasiswa kami untuk menggapai cita-citanya," kata dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online