Jadwal KA Bandara YIA Minggu 9 Agustus 2026, Cek Jam Berangkat Terbaru
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 9 Agustus 2026 lengkap rute YIA-Stasiun Tugu Yogyakarta beserta jam keberangkatan terbaru.
Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo (depan, 6 kiri) berfoto bersama pengurus PMI dan peserta Temu Karya Relawam PMI, Jumat (7/9/2018)./Ist-PMI DIY
Harianjogja.com, JOGJA-Palang Merah Indonesia (PMI) DIY terus berupaya merangkul pemerintah kabupaten/kota di DIY agar penggantian kantong darah bisa ditanggung dengan dana APBD sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan uang ketika membutuhkan darah. Saat ini baru PMI Sleman yang mendapat persetujuan dari Pemkab Sleman untuk penggantian darah dibantu dengan APBD Sleman 2019 sekitar Rp3,6 miliar.
Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo menjelaskan terkait penyediaan darah di PMI pihaknya sedang berupaya memberikan layanan gratis penggantian darah melalui kerjasama dengan setiap kabupaten/kota di DIY. Saat ini yang akan segera berjalan dengan Pemkab Sleman. PMI Sleman telah mengajukan ke Pemkab dan DPRD Sleman untuk mendapatkan persetujuan agar persediaan darah bisa ditanggung melalui APBD. Sehingga masyarakat yang butuh darah selama stok masih ada maka akan digratiskan.
"Karena di masyarakat ada yang leukemia, gagal ginjal ini kan setiap saat harus tranfusi, ada yang sampai jual tanah, rumah kan kasihan, karena dari BPJS hanya satu kantong ditanggungnya, maka dengan ditanggung APBD ini sangat membantu sekali," terangnya di sela-sela pelepasan kontingen PMI DIY dalam Temu Karya Relawan PMI Tingkat Nasional 2018 di Kepatihan, Jumat (7/9/2018).
Gusti Prabu memastikan sudah sekitar 99% baik eksekutif dan legislatif di Sleman menyetujui terkait permohonan PMI agar penggantian darah ditanggung APBD 2019. Harapannya penggunaan dana APBD untuk penggantian kantong darah itu tidak hanya di Sleman namun akan diupayakan di kabupaten/kota lain di DIY. Sehingga masyarakat ketika mendapatkan musibah dan butuh darah maka tidak perlu lagi berfikir soal harus mengeluarkan uang.
"Untuk Sleman ini yang disetujui [ditanggung APBD Sleman] ada 10.000 kantong. Jadi warga yang butuh darah di Sleman akan diberikan secara gratis karena ditanggung Pemkab Sleman," ujarnya.
Saridjan Sekretaris PMI Sleman menambahkan, standar nasional biaya yang dibutuhkan untuk pengantian darah sebesar Rp360.000 per kantong. Dana tersebut bukan untuk jual beli darah, melainkan untuk mengganti kantong dan proses penyimpanan. Karena sudah disetujui menggunakan APBD Sleman 2019 maka warga Sleman yang membutuhkan darah akan diberikan secara gratis. Jika jumlah 10.000 itu ternyata masih kurang pihaknya akan mengajukan permohonan ke Pemkab Sleman lagi.
"Kalau dihitung secara nominal dari 10.000 kantong itu ya sekitar Rp3,6 miliar," ucap di Kepatihan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 9 Agustus 2026 lengkap rute YIA-Stasiun Tugu Yogyakarta beserta jam keberangkatan terbaru.
Prabowo menyebut Indonesia menghabiskan hingga Rp535 triliun per tahun untuk impor BBM. Pemerintah mendorong kendaraan listrik dan EBT.
Cek desil bansos 2026 lewat HP menggunakan NIK. Kenali 5 desil prioritas PKH, BPNT, Sembako, dan BLT Kesra Rp900.000.
Bali United kalah 1-2 dari Sabah FC pada laga pramusim Dewata Challenge Series 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Sekjen parpol koalisi pemerintah berkumpul di rumah Sugiono. Pertemuan diisi silaturahmi dan refleksi menjelang 17 Agustus.
Polda Metro Jaya menetapkan empat tersangka kasus tantangan hafalan surat Al-Qur'an berhadiah minuman beralkohol di The Sound Project.