Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Bupati Gunungkidul, Badingah berbincang dengan salah satu pedagang di Pasar Argosari, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul, Jumat (8/6/2018)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Agar bisa bersaing dengan pasar modern yang kian menjamur, pasar tradisional harus buka setiap hari. "Kami terus mendorong agar pasar dibuka setiap hari, karena selama ini sebagian masih buka lima hari sekali, lima hari dua kali buka," ucap Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul Ari Setiawan, Kamis (13/9/2018).
Ari menjelaskan tujuan dari upaya ini selain agar pasar tradisional bisa bersaing dengan pasar modern yang saat ini mulai bermunculan di hampir seluruh kawasan, juga bisa menumbuhkan perekonomian warga sekitar. Sebab dengan dibuka setiap hari maka intensitas jual beli turut meningkat.
Adapun sebagai upaya menunjang langkah tersebut, pemkab juga tengah melakukan revitalisasi sejumlah pasar di tahun ini dengan anggaran Rp 51,39 miliar. Di antaranya Pasar Playen di Desa Ngawu, Kecamatan Playen; Pasar Mentel, Desa Hargosari, Kecamatan Tanjungsari; Pasar Bedoyo, di Desa Bedoyo, Kecamatan Ponjong dan Pasar Hargomulyo, Kecamatan Gedangsari. "Totalnya ada 38 pasar yang kami kelola, untuk revitalisasi ini berlangsung bertahap, nantinya seluruh pasar akan kami sasar," ucap Ari.
Dia menjelaskan tahap awal revitalisasi disasarkan di pasar yang berada di lokasi strategis, seperti jalur perbatasan dengan wilayah lain. Selain itu juga lokasi yang berdekatan atau jalur wisata. “Untuk Pasar Playen yang saat ini tengah dikerjakan, akan menjadi salah satu lokasi pasar yang menjadi percontohan pasar sehat," kata dia.
Ari berharap adanya revitalisasi ini masyarakat dan pedagang bisa memanfaatkan setiap hari pasar tradisional sehingga berdampak pada naiknya pemasukan retribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sebagimana diketahui, dalam APBD 2018 Disperindag ditarget Rp 2,2 miliar, sedangkan dalam APBD Perubahan ke depan naik menjadi Rp 3,1 miliar. "Kami optimistis sampai Agustus kemarin sudah mencapai Rp 2 miliar. Meski pendapatan jauh dari uang yang dikeluarkan untuk membangun, tetapi yang terpenting perekonomian masyarakat bisa tumbuh," kata Ari.
Salah seorang pedagang Pasar Playen, Kardi berharap nantinya Pasar Playen yang saat ini tengah dibangun bisa lebih bersih dan nyaman. Sehingga para pembeli semakin banyak. "Semoga ke depan pasarnya lebih nyaman," kata dia.
Senada Kardiyah, seorang pedagang dari Pasar Bedoyo, Kecamatan Ponjong juga ingin adanya revitalisasi ini membuat minat masyarakat untuk datang ke pasar tradisional bisa kian meningkat sehingga eksistensi pasar tetap terjaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.