RSPS Bantul Soroti Masalah Rujukan BPJS, Ini Kendala Sering Dikeluhkan
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Bupati Bantul Suharsono dan Wakil Bupati Abdul Halim Muslih./Harian Jogja-Bhekti Suryani
Harianjogja.com, BANTUL-Bupati Bantul Suharsono maupun Wakil Bupati Abdul Halim Muslih sama-sama menyatakan siap jadi juru kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam pilpres 2019 mendatang. Keduanya pun dipastikan berseberangan dalam pilpres.
Suharsono merupakan kader Gerindra yang sudah mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. Sementara Halim sebagai kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendukung pasangan Joko Widodo-Ma\'ruf Amin.
"Prinsipnya semua pengurus PKB wajib mensukseskan Jokowi-Ma\'ruf Amin," tegas Halim kepada wartawan di kantor Wakil Bupati Bantul, Jumat (14/9/2018).
Halim mengaku belum mengetahui apakah dirinya ditunjuk dalam tim kampanye atau tidak. Yang jelas Ketua DPC PKB ini harus mendukung Jokowi-Ma\'ruf Amin. Jika dirinya ditunjuk menjadi juru kampanye ia akan mengkonsultasikan terlebih dahulu agar tidak menyalahi aturan dengan posisinya sebagai wakil bupati.
"Intinya saya akan ikut aturan mainnya, kalau harus cuti ya cuti," ujar dia. Ia menegaskan PKB sebagai partai yang berkoalisi yang mendukung Jokowi-Ma\'ruf Amin sehingga harus mendukung bakal capres petahana tersebut.
Demikian Suharsono, sebelumnya mengaku dirinya bagian dari petugas partai yang harus mengikuti apa yang ditugaskan partai padanya. "Sebagai petugas partai saya akan melaksanakan tugas. Tapi saya juga harus taat menjalankan tugas pemerintah," kata dia seusai meresmikan pemilihan ketua OSIS (pemilos) serentak di SMK Negeri 1 Sewon, Kamis (6/9/2018) lalu.
Kader Gerindra ini akan menjalankan apa yang ditugaskan partai sepanjang tidak melanggar aturan dalam posisinya sebagai bupati. "Sebagai kader Gerindra karena yang mengusung saya [menjadi bupati] ya harus siap," ucap Suharsono.
Suharsono mengaku sudah diajak komunikasi untuk masuk dalam tim pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Ia pun harus menyanggupinya karena bagian dari tugas partai. Kendati menjalankan tugas partai ia menegaskan tidak akan memanfaatkan fasilitas negara dalam urusan kepartaia. "Saya tetap melaksanakan tugas partai tapi dalam batas-batas kewajaran," tukas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
DPRD Bantul siap dukung kebutuhan anggaran sarana PSEL guna atasi bom waktu persampahan. Pengolahan sampah ini diproyeksikan capai 1.000 ton per hari.
KPK menggeledah kantor Kementerian ATR/BPN di Jakarta Selatan terkait kasus suap SHGB Summarecon Bogor. Tiga koper barang bukti diangkut penyidik.
Data center AWS di Bahrain dan UEA rusak diserang drone serta rudal Iran. Data pelanggan hilang permanen dan proses pemulihan butuh waktu lama.
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid soroti mafia tanah yang sulit diberantas lewat kelakar "sampai kiamat kurang dua hari". Ini klarifikasi kementerian.
Puluhan siswa dua sekolah di Temon Kulonprogo diduga keracunan makanan program MBG. Dinkes lakukan investigasi dan kirim sampel ke lab.