Catat! Jadwal Terbaru Lokasi SIM Keliling di Sleman Bulan Juli 2026
Jadwal SIM Keliling Sleman Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, tanggal, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Ilustrasi pembangunan./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) DIY merekomendasikan pentingnya penyayembaraan desain bangunan lembaga publik. Melalui sayembara, hasil desain dipastikan akan berkualitas terutama mempertimbangkan konstruksi ramah gempa dan ramah lingkungan.
Ketua IAI DIY Ahmad Syaifudin Mutaqi menyarankan kepada berbagai pihak yang memiliki otoritas membangun bangunan publik agar desain dicari melalui proses kompetisi atau sayembara. Hal itu agar kehadiran bangunan publik dilahirkan dari pemikiran yang kompetitif.
Dengan dikompetisikan, menurut dia para arsitek akan berlomba membuat karya terbaiknya. Dia meyakini setiap kompetisi desain bangunan hasilnya merupakan karya hebat karena melibatkan juri profesional.
"Dengan juri yang baik, peserta baik maka akan lahir karya yang baik. Kalau ini saya share ke publik terutama pemerintah yang ingin membangun fasilitas publik sebaiknya disayembarakan," ucapnya, Selasa (2/10).
Bangunan publik menurut dia tidak harus selalu kantor, melainkan bisa bangunan tempat ibadah, sekolah, rumah sakit. Bahkan bangunan komersial seperti mal, pasar tradisional yang juga penting untuk dihadirkan dengan suasana arsitektur yang bagus.
Sayangnya, kata dia, tidak semua lembaga pemerintahan yang menyadari hal tersebut sebagai karya besar sehingga desain gedung masih jarang disayembarakan. Namun saat ini sebenarnya sudah mulai bermunculan desain gedung pemerintahan yang disayembarakan seperti gedung Kantor Bupati Sleman.
Pihaknya mengapresiasi Pemkab Sleman yang menyayembarakan prarancangan Gedung Kantor Bupati atau Setda Sleman. Kompetisi ini melibatkan juri IAI serta juri lain yang tidak hanya level nasional namun juga internasional.
Dia menambahkan setiap bangunan gedung pemerintah harus diwujudkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kaidah fungsi seperti kaidah bangunan gedung hijau sesuai dengan Peraturan Menteri PUPR No.2/2015 tentang Bangunan Gedung Hijau.
Di level lokal DIY ada Pergub No.40/2014 tentang Panduan Arsitektur Bangunan Baru Bernuansa Budaya Daerah yang menyatakan perlunya memadukan arsitektur modern dan kearifan lokal yang paripurna, budaya, norma, kokoh, tepat fungsi serta berorientasi pada bangunan dengan struktur tahan gempa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Sleman Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, tanggal, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Sejumlah pejabat Pemkab Sukoharjo pulang naik kereta usai diperiksa KPK terkait OTT yang menjerat Bupati Etik Suryani. Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka.
Korban tewas gempa Venezuela pada 24 Juni bertambah menjadi 4.333 orang. Lebih dari 18.000 warga masih tinggal di penampungan sementara.
Jamwas Kejaksaan Agung Rudi Margono memastikan Febrie Adriansyah diproses secara pidana dan etik. Status pemberhentian masih menunggu Keppres.
Pemkab Blora segera mengoperasikan bus sekolah gratis bantuan Kemenhub di rute Kunduran-Blora setelah APBD Perubahan 2026 disahkan.
Menteri UMKM menyatakan pendapatan ojol tidak turun setelah skema komisi 92:8 berlaku. Penurunan penghasilan disebut dipengaruhi musim libur