Yakin Singkirkan Prancis, Pelatih Spanyol Percaya Diri ke Final
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente optimistis timnya bisa mengalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Rekor pertemuan jadi modal penting.
Suasana Kustomfest 2018./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA—Ajang bergengsi tahunan, Kustomfest 2018 dengan tema Colour of Different yang digelar di Jogja Expo Center, Bantul, resmi ditutup, Minggu (7/10/2018). Selama dua hari gelaran, tercatat lebih dari 25.000 orang berkunjung ke event yang memamerkan beragam jenis sepeda motor modifikasi tumpah ruah di Jogja Expo Center.
Salah seorang official Kustomfest 2018 Kikipea mengatakan jumlah tersebut diperkirakan mengalami kenaikan hingga dua kali lipat ketimbang tahun lalu. Kendati belum bisa menyebut angka pastinya lantaran ada panitia khusus yang menangani penjualan tiket, namun yang pasti, kata dia, selama dua hari penyelenggaraan, area indoor dan outdoor JEC selalu dipadati oleh pengunjung.
"Ini pengamatan saya pribadi sejak bergabung pada awal ajang Kustomfest. Sejak hari pertama, jumlah pengunjung lebih banyak dibandingkan tahun lalu," kata dia kepada Harianjogja.com, Minggu.
Sebagai bagian dari tim media, Kiki menyebut pelaksanaan Kustomfest tahun ini juga merupakan test case terhadap kekuatan media sosial. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang mengandalkan pemasangan baliho, spanduk, dan properti di banyak titik, kali ini promosi offline seperti itu dikurangi secara drastis. "Promosi offline kami kurangi, hanya ada beberapa titik dan penyebaran leaflet selama minggu. Kami lebih banyak promosi lewat kekuatan media sosial. Hasilnya seperti ini," kata Kiki.

Penyelenggaraan Kustomfest tahun ini dinilai spesial dengan kehadiran pesawat kustom pertama dalam festival tersebut. Pesawat bersejarah milik TNI AU, RI-X WEL-1 turut dihadirkan setelah direstorasi.
Pesawat ini merupakan pesawat pertama yang dibuat oleh anak bangsa. "Bagi saya ini cukup “gila”. Pesawat militer, aset bangsa yang dimuseumkan, bermesin sepeda motor Harley Davidson, bisa dipoles dan ditampilkan di ajang ini," kata Kiki.
Penyelenggaraan baik dari kualitas peserta kontes yang meningkat dari tahun ke tahun membuktikan ajang tersebut menjadi agenda yang ditunggu-tunggu khalayak. Festival motor dan mobil custom, Kustomfest selalu menghadirkan deretan motor dan mobil custom yang menarik. "Yang berbeda lagi adalah adanya grafiti pesawat-pesawat latih oleh para seniman grafiti," katanya.
Salah satu pengunjung asal Bali, Eko Ramone mengaku selain menikmati kontes tersebut juga untuk memperluas jaringan. Terlebih Bali juga memiliki ajang custom subculture, Custom War yang juga menyedot perhatian masyarakat. "Hanya penyelenggaraan Custom War dilakukan dua atau tiga tahun sekali. Berbeda konsepnya dengan di Jogja," katanya.
Kesempatan tersebut juga diamini oleh Kartika pengunjung asal Salatiga, Jawa Tengah. Kartika membawa keluarganya dan membeli tiket enam untuk menyaksikan ajang tersebut. "Siapa tahu juga dapat lucky draw. Ini sudah dua kali saya ikut, tahun lalu," katanya.
Tema Perbedaan
Direktur Kustomfest Lulut Wahyudi mengatakan jumlah peserta dan pengunjung yang makin banyak menunjukan tren custom culture semakin meningkat. Terlebih tema Colour of Different dinilai up to date dengan kondisi saat ini.
"Masyarakat tengah menghadapi tahun panas atau tahun politik menjelang Pemilu 2019. Colour of Different adalah pesan bagi masyarakat Indonesia untuk menjunjung setiap perbedaan," kata dia.
.jpg)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente optimistis timnya bisa mengalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Rekor pertemuan jadi modal penting.
Pengamat energi menilai program biodiesel B50 memperkuat ketahanan energi, mengurangi impor BBM, dan mendukung transisi energi rendah emisi.
Alwa Car Free Night digelar malam ini di Alun-Alun Wates. Simak rute gowes, jadwal, dan imbauan keselamatan dari Polres Kulonprogo.
Tak suka pepaya? Ini 4 bahan pangan tinggi serat seperti kacang polong, kubis brussel, sawi hijau, dan ubi jalar untuk bantu pencernaan tetap lancar.
Dispar DIY siapkan strategi transisi menuju Malioboro full pedestrian. Akses diatur ulang, parkir dan shuttle dioptimalkan demi kenyamanan wisatawan.
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem