Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Warga Dusun Kalangan, Desa Kalitekuk, Kecamatan Semin mulai alami krisis air bersih. Rendahnya debit air yang disalurkan melalui Sistem Penyediaan Air Minum Dusun (SPAMDus) dari sumur bor di dusun tersebut menjadi penyebabnya.
Kepala Dusun Kalangan, Surayah mengungkapkan penurunan debit air ini mulai dirasakan warga sejak dua bulan terakhir. Walhasil SPAMDus yang harusnya mengaliri 70 kepala keluarga (kk) di dusun tersebut tidak berjalan optimal. Bahkan dari sekian jumlah itu, hanya tujuh yang masih bisa menikmati air bersih.
"Kalau total warga saya itu ada 120kk tapi yang jadi pelanggan SPAMDus ada 70kk, gara-gara debit air kurang, mesin pompa air ini hanya mengaliri ke tujuh kk yang lokasinya terdekat dengan sumur bor," jelas Surayah melalui sambungan telepon kepada Harianjogja.com, Senin (8/10/2018).
Akibat dari masalah ini, sebagian warga yang tidak mendapat aliran air bersih terpaksa membeli air. Beberapa di antaranya memilih untuk memasang sambungan pipa air dari dusun terdekat.
"Kemarin ada yang beli [air], ada juga yang nyambung pipa ke dusum sebelah yang airnya lebih lancar, tapi biayanya mencapai Rp3 juta sekali masang," bebernya.
Sejumlah upaya diakui Suharyah telah dilakukan pihaknya. Salah satunya dengan melakukan pengeboran tanah menggunakan jasa peranti geolistrik untuk mendeteksi sumber air. Namun dari tiga titik pengeboran yang telah dilakukan, hasilnya kurang memuaskan.
"Hasil analisa geolistrik tidak ditemukan aliran air yang besar, paling hanya air permukaan, dan itu tidak cukup" ucap Suharyah.
Meski demikian, Suharyah mengaku belum terpikir untuk meminta bantuan droping air dari pemerintah desa maupun kabupaten. Pihaknya lebih memilih untuk melakukan pengeboran tanah guna mencari sumber air baru. Sejumlah rekanan seperti UGM turut digandeng, tapi belum mendapat kejelasan.
"Kami masih mengusahakan pengeboran, dan melobi UGM untuk membantu tapi belum ada keterangan. Kalau dari desa juga belum kami ajukan mengingat pemdes tengah menggodok agenda lain penganggaran BUMDes untuk Dusun Nglampok," jelasnya.
Menanggapi hal itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) Gunungkidul Edy Basuki mengatakan sejauh ini tidak ada pengajuan droping air dari Dusun Kalangan yang masuk dalam wilayah Kecamatan Semin. "Belum ada [pengajuan bantuan droping], nanti kami coba tinjau," ucapnya.
i kebutuhan 900 tangki. Namun di sisi lain, pemerintah kecamatan sebenarnya juga memiliki anggaran tersendiri. Sehingga koordinasi diharap lebih ditingkatkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Honda mengurangi ambisi kendaraan listrik dan kini fokus besar pada mobil hybrid setelah mengalami kerugian Rp47 triliun akibat proyek EV.
LinkedIn memangkas sekitar 5 persen karyawan global di tengah tren PHK industri teknologi 2026 meski pendapatan perusahaan masih tumbuh positif.
Massimiliano Allegri dikabarkan hengkang dari AC Milan setelah konflik panas dengan Zlatan Ibrahimovic dan performa Rossoneri menurun.
MacBook Neo resmi dibuka pre-order di Indonesia mulai Rp10 jutaan. Laptop Apple ini memakai chip A18 Pro dan hadir tanpa kipas pendingin.
Manchester City punya rekor impresif di Wembley jelang final Piala FA 2025/2026 melawan Chelsea. Guardiola catat 15 kemenangan dari 23 laga.