Jadwal SIM Keliling Jogja Senin 12 Oktober 2026 di Alkid, Ini Jadwalnya
Masyarakat dapat memanfaatkan sejumlah lokasi pelayanan untuk memperpanjang SIM A dan SIM C sebelum masa berlaku berakhir.
Peserta tes CPNS berjubel menanyakan informasi pembatalan kepada panitia dan pengawas ujian CPNS di Gor Amongrogo, Kota Jogja, Jumat (26/10/2018)./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA—Tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Graha Wana Bakti Yasa, Jogja dibatalkan, ribuan peserta kecewa. Tes yang seharusnya digelar pada Jumat (26/10) itu dibatalkan lantaran Pemerintah Pusat tidak mampu menyuplai peralatan computer assisted test (CAT) berupa personal computer (PC) dengan tepat waktu.
Akibatnya, panitia terpaksa membatalkan pelaksanaan tes yang seharusnya digelar selama dua hari tersebut. Adapun ribuan peserta yang kecewa akibat dibatalkannya tes tersebut berasal dari seluruh kabupaten/kota se-DIY, bahkan ada pula yang berasal dari luar DIY.
Salah satu calon peserta tes CPNS asal Randudongkal, Pemalang, Jawa Tengah Lukman tak bisa menyembunyikan kekecewaannya saat tiba di Gor Amongrogo. Dia berangkat dari rumah sekitar pukul 04.30 WIB, dan dijadwalkan akan mengikuti ujian pukul 13.00 WIB. "Sampai sini kok biasa-biasa aja, enggak rame banget, setelah saya tanya ke panitia ternyata tesnya diundur karena peralatan belum siap," ucapnya di GOR Amongrogo, Jumat (26/10).
Seharusnya, kata dia, panitia baik dari Pusat maupun daerah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang. Sehingga kegagalan itu biasa segera diatasi, terlebih dia datang dari luar DIY. “Bahkan saya yakin, masih banyak peserta yang asalnya juga sama jauhnya dengan saya. Ya, ini saya mau pulang lagi, pengumumannya juga belum jelas [hari pelaksanaan tes], katanya suruh memantau lewat website Pemda DIY," ujarnya.
Di lokasi tes, para peserta mencari informasi dengan menanyakan perihal pembatalan itu kepada panitia yang berada di dalam ruangan. Lantaran semakin banyaknya peserta yang bertanya, panitia pun memindahkan layanan informasi di luar gedung demi menjaga keamanan ruangan yang sudah disterilkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Masyarakat dapat memanfaatkan sejumlah lokasi pelayanan untuk memperpanjang SIM A dan SIM C sebelum masa berlaku berakhir.
Penanganan stunting perlu melibatkan berbagai sektor, mulai dari kesehatan, kemiskinan, pola asuh, hingga lingkungan. DPAD DIY dan DPRD DIY mendorong peningkata
Kemenhub menegaskan Zero ODOL berlaku 1 Januari 2027 tanpa toleransi. Sistem WIM, Ferizy, dan ETLE HUB disiapkan untuk menertibkan truk.
Ketua Komisi D DPRD Sleman M. Arif Priyosusanto mengajak warga peduli terhadap keluarga dengan anak stunting dan meningkatkan pemahaman gizi.
DPRD Kota Jogja memperluas batas desil tiga program bantuan sosial untuk menjangkau warga yang membutuhkan tetapi belum terakomodasi.
KPK menangkap 14 orang dalam OTT BNPB, termasuk Sestama Rustian. Penyidik menyita uang sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas.