Meriah! Festival Balon Udara di Solo Disambut Antusias
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
Warga menyaksikan tengkorak manusia yang dicor di dalam tong di sekitar Jembatan Pondok, Grogol, Sukoharjo, Jumat (26/20 - 2018). (Solopos/Bony Eko Wicaksono)
Harianjogja.com, SUKOHARJO– Kepolisian mengungkap kasus penemuan kerangka manusia yang dicor di bawah jembatan.
Teka-teki menyangkut sosok mayat yang ditemukan dicor di bawah jembatan Desa Pondok, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah terungkap setelah pihak Polsek Grogol mendapatkan hasil dari tim Forensik Dr Moewardi Solo.
Kapolsek Grogol, Sukoharjo, AKP Dani Herlambang mengatakan dari hasil forensik diperoleh hasil bila mayat yang dicor dibawah jembatan tersebut berjenis kelamin laki-laki.
"Hasil forensik menerangkan jenis kelaminnya adalah laki-laki,"papar Dani pada wartawan, Sabtu (27/10/2018).
Selain itu, Dani mengatakan, mayat yang tinggal tulang belulang itu diperkirakan sudah 2 bulan dicor di bawah jembatan.
"Usianya diperkirakan lebih dari 26 tahun dan di bawah 60 tahun. Untuk nama, masih belum diketahui siapa. Masih kami selidiki," ungkapnya.
Penemuan mayat yang menggemparkan warga tersebut, pertama kali ditemukan oleh salah satu pemulung yang bernama Muji Agung. Awalnya drum yang sudah berkarat ini akan diambil Muji untuk dijual sebagai rosok.
Keterangan dari Muji, pertama kali ditemukan tertutup sampah yang beserakan di sekitar lokasi kejadian. Berkarat juga dipenuhi lumpur.
Karena akan diambil luarnya saja, maka tong tersebut harus dipecah lebih dahulu. Namun begitu dibuka justru bau menyengat keluar. Saat diamati, ada kerangka yang terlihat.
"Dari jauh baunya gak kerasa, tapi saat mendekat baunya kerasa banget," tuturnya.
Begitu dibuka, baunya semakin menyengat. Dan saat di lihat yang muncul justru ada tulang. Selain terlihat juga selimut, mayat berkaus lengan panjang lorek. Karena ketakutan luar biasa, Muji segera melapor ke petugas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
Menkeu Purbaya memastikan pembiayaan MBG dan pengadaan alutsista tetap aman dengan defisit APBN dijaga di bawah 3 persen.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities
Penataan sempadan Sungai Lowanu Jogja dipercepat untuk mencegah longsor sekaligus mendukung wisata kuliner yang aman.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.