Bukannya Memperkuat, Sejumlah Kebijakan Pemerintah Pusat Justru Dinilai Melemahkan Desa
Undang-Undang (UU) Desa dinilai belum mampu menghantarkan masyarakat desa menjadi sejahtera dan bermartabat.
Penyerahan kacamata baca gratis kepada salah satu siswa SDN Balecatur, oleh perwakilan Satgas TMMD di Desa Balecatur, Gamping, Sleman, Sabtu (3/11/2018)./Ist-Kodim Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN- Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-103 di Desa Balecatur, Gamping, Sleman tidak hanya mengerjakan pembangunan fisik atau infrastruktur. Jajaran Satgas TMMD pada Sabtu (3/11/2018) juga menggelar pemeriksaan kesehatan dan pembagian kacamata baca gratis kepada para siswa SDN Balecatur.
Acara pemeriksaan kesehatan yang digelar di lapangan SDN Balecatur itu dimulai setelah sebelumnya dilaksanakan upacara oleh Satgas TMMD untuk menyambut Tim Kesehatan Mata dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman serta Instansi terkait.
Danramil 11/Depok Kapten Inf Wahyudi, mengatakan kegiatan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan dan pembagian kacamata baca gratis ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat.
Siswa sekitar cukup antusias menyambut kegiatan bakti sosial yang dilakukan Satgas TMMD. Hal ini terbukti dengan adanya ratusan siswa yang mengikuti pemeriksaan kesehatan dan pembagian kacamata gratis tersebut.
"Ada sekitar 100-an siswa yang hadir. Sebanyak 50 siswa melakukan pemeriksaan kesehatan, ditambah 60 orang yang mendapatkan kacamata baca gratis. Mereka rata-rata merupakan siswa SDN Balecatur Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman,” kata Wahyudi, Sabtu.
Menurut Kapten Inf Wahyudi sebagian besar siswa yang melakukan pemeriksaan kesehatan serta mendapat kacamata baca gratis ini adalah siswa kurang mampu yang sekolah di SDN Balecatur.
"Untuk pemeriksaan kesehatan gratis ini, kami siapkan dokter dan perawat dari poliklinik kesehatan Kodim dibantu oleh para mahasiswa UGM dengan jumlah total delapan orang. Sasarannya siswa yang kurang mampu yang membutuhkan pelayanan kesehatan dan membutuhkan kaca mata baca," jelasnya.
Salah satu siswa SDN Balecatur, Nurul, 10, mengapresiasi kegiatan pelayanan kesehatan dan pembagian kaca mata baca gratis tersebut. Nurul menjadi salah satu penerima kacamata gratis tersebut. Ia merasa tertolong dengan kaca mata baca tersebut karena dapat membantunya belajar di rumah maupun di sekolah.
"Saya suka baca, sebelumnya mata saya kabur kalau buat membaca. Alhamdulillah dengan kaca mata ini, hobi baca saya bisa balik lagi untuk mengisi waktu luang. Terima kasih TMMD," ujar Nurul sambil tersenyum. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Undang-Undang (UU) Desa dinilai belum mampu menghantarkan masyarakat desa menjadi sejahtera dan bermartabat.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.