Santri Harus Belajar Ilmu Kewirausahaan

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Selasa, 06 November 2018 16:10 WIB
Santri Harus Belajar Ilmu Kewirausahaan

Salah satu adegan dalam drama kolosal yang ditampilkan di sela-sela apel Hari Santri Nasional di Lapangan Trirenggo, Bantul, Minggu (21/10/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin

Harianjogja.com, SLEMAN--Para santri diharapkan tidak hanya menguasai bidang agama tetapi juga mempelajari berbagai ilmu yang mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu-ilmu lain termasuk kewirausahaan.

Untuk itu Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia (UII) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Olahraga (Kemenpora) menyelenggarakan kegiatan seminar dan pelatihan Santri Innovation & Entrepreneur Development Program, Sabtu (3/11/2018) di Hotel Eastparc.

Musthofa Abdul Karim selaku ketua panitia mengatakan kegiatan yang dilaksanakan tersebut bertujuan melahirkan santri pengusaha yang berkualitas dan memberi wawasan serta pengetahuan yang diperlukan para santri dalam menumbuhkan ide-ide bisnis baru agar dapat memulai bisnis dengan visi ke depan.

Ia mengatakan pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam khas Indonesia memiliki peran yang besar bagi kemajuan Islam dan bangsa Indonesia secara keseluruhan. Dari situ banyak pesantren sering dikonotasikan sebagai lembaga pendidikan yang hanya mengajarkan ilmu agama Islam.

"Seiring berjalannya waktu, pesantren terus berkembang dan menyesuaikan dengan tuntutan zaman. Caranya tidak hanya berfokus pada pengajaran ilmu agama, tetapi juga mengajarkan ilmu-ilmu umum dan kewirausahaan," katanya, Sabtu (3/11/2018).

Acara Santri Innovation & Entrepreneur Development Program diselenggarakan selama dua hari, Sabtu-Minggu (3-4/11/2018).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online