Prediksi Inggris vs Norwegia: Ujian Three Lions Hadapi Gol Haaland
Inggris hadapi Norwegia di perempat final Piala Dunia 2026. O’Reilly percaya pengalaman jadi kunci, Haaland siap ancam. Simak prediksi skor dan line-up.
Potongan video penyelamatan pengunjung PMPS yang naik bianglala yang mengalami masalah, Minggu (11/11/2018)./Ist-Facebook
Harianjogja.com, JOGJA- Pasca terbaliknya wahana permainan bianglala di Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) di Alun-alun Utara pada Minggu (11/11/2018) malam, operasional wahana itu langsung dihentikan. Selain membongkar wahana tersebut, Pemkot ke depan juga memikirkan pentingnya asuransi bagi konsumen (pengunjung).
Untuk diketahui, selama ini pengguna wahana permainan di PMPS tidak dikover asuransi kecelakaan.
Ketua Panitia PMPS 2018 Maryustion Tonang mengatakan tidak ada korban jiwa dan luka-luka dalam peristiwa terbaliknya keranjang bianglala itu. Sejak peristiwa itupun, panitia memanggil pengelola dan meminta agar pengelola wahana untuk menghentikan operasional bianglala tersebut.
"Sekarang tidak beroperasi lagi. Sudah dilepas. Seluruh wanaha juga kami minta untuk dicek seluruhnya," katanya, Senin (12/11/2018).
Pemkot, katanya, hanya memberikan izin sewa kepada pengelola wahana. Seharusnya, kata dia, aspek keamanan dan kenyamanan pengguna (konsumen) juga diperhatikan oleh pengelola. Pengecekan secara berkala dan memastikan keamanan wahana menjadi nomor satu.
"Dari pengelola idealnya menjaga dari aspek keamanan dan kenyamanan konsumen. Kami minta dihentikan operasional wahana itu agar terjaga keamanannya dan keselamatan konsumen," katanya.
Peristiwa itu juga menjadi bahan pertimbangan bagi Pemkot agar ke depan penyelenggaraan PMPS bisa lebih baik lagi. Salah satunya, pertimbangan adanya asuransi bagi konsumen yang menggunakan wahana permainan tersebut.
"Tentu ini menjadi pemikiran bersama agar PMPS ke depan bisa lebih baik lagi. Ini sebagai bentuk Mangayubagyo. Perlindungan [asuransi] akan menjadi bahan pertimbangan ke depan," katanya.
Camat Gondomanan Agus Arif mengaku langsung turun ke lapangan setelah mendapatkan laporan ada insiden tersebut. Setelah proses evakuasi pengguna bianglala selesai, Agus melakukan koordinasi dengan pengelola wanaha permainan. "Malam ini [lusa] saya minta untuk wahana tersebut off dan dilaksanakan pengecekan [maintenance] dan uji kembali," ujarnya.
Keputusan tersebut diambil agar pengelola benar-benar memerhatikan faktor keselamatan. Apalagi insiden tersebut baru pertama kali terjadi sehingga diharapkan tidak mencederai pelaksanaan Sekaten yang tinggal sepekan lagi. "Kalau pengecekan sudah dilakukan secara menyeluruh, klir, wahana ini boleh beroperasi lagi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Inggris hadapi Norwegia di perempat final Piala Dunia 2026. O’Reilly percaya pengalaman jadi kunci, Haaland siap ancam. Simak prediksi skor dan line-up.
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.
Polda Metro Jaya masih menelusuri kepemilikan aset dalam kasus korupsi dan TPPU. Penggeledahan dilakukan di 13 lokasi di Jakarta hingga Bogor.
DPRD DIY mendesak perbaikan akses jalan menuju Geosite Lava Bantal Sleman. Jalan rusak sepanjang 1 km menghambat bus wisata masuk lokasi.
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan:
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente optimistis timnya bisa mengalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Rekor pertemuan jadi modal penting.