Prajurit TNI anggota Satgas TMMD berjabat tangan dengan warga seusai acara penutupan TMMD, Selasa (13/11/2018)./Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Selama sebulan ratusan prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD berada di Desa Balecatur dalam rangka ikut membangun desa melalui kegiatan TMMD Reguler ke-103 Kodim 0732 Sleman. Meski TMMD sudah ditutup pada Selasa (13/11/2018), para prajurit tetap menjaga silaturahmi dengan warga setempat.
Salah satu anggota Satgas TMMD, Serka Aci Mulyana, mengatakan banyak pesan yang disampaikan kepada warga, terutama soal hubungan silahturahmi antara warga dengan prajurit TNI agar jangan terputus meski program TNI masuk desa yang digelar telah selesai. “Kami akan selalu ingat kepada masyarakat di sini, karena sudah kami anggap seperti keluarga,” ujarnya seperti dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Rabu (14/11/2018).
Kepala Dusun Temuwuh Kidul, Desa Balecatur, Bulana Sukardi, 65, mengatakan bakal mengingat jasa para prajurit TNI yang ikut membangun dusunnya. “Kami juga merasa sedih. Kami bakal mengingat dan terus menjaga silaturahmi dan hubungan baik yang telah terjalin karena semua anggota Satgas TMMD sudah seperti keluarga kami,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.