DPRD Jateng Soroti 19 Titik Pengeboran Geotermal, ESDM Diminta Temui Warga
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Petugas BBPOM DIY melakukan uji sampel terhadap teri tawar yang dijual di Pasar Wates, Kamis (30/8/2018).
Harianjogja.com, JOGJA-Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Daerah Istimewa Yogyakarta menelusuri pemasok ikan teri yang mengandung formalin yang ditemukan beredar di pasar-pasar tradisional di Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Saat ini kami masih memantau dulu siapa pemasoknya. Kalau sudah tertangkap harapannya ini [pasokan ikan teri berformalin] bisa dihentikan," kata Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan [BBPOM] DIY Diah Tjahjonowati di Jogja, Kamis (15/11/2018).
Menurut Diah, ikan teri berformalin ditemukan tim dari BBPOM DIY di sejumlah pasar tradisional di lima kabupaten/kota saat instansi tersebut melakukan inspeksi mendadak selama 2018.
"Ikan teri mengandung formalin ini kadang-kadang sepekan tidak ada, kemudian muncul lagi tergantung pemasoknya," kata dia.
Untuk melakukan penelusuran mengenai mata rantai pasok ikan teri berformalin, BBPOM DIY akan berkoordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY.
"Sebetulnya ini sudah lama. Pasarnya secara spesifik kami masih belum bisa menyebutkan yang jelas ada penyalahgunaan formalin untuk ikan teri di pasar-pasar tradisional. Nanti kami akan berkoordinasi dulu dengan dinas kelautan," kata dia.
Ia menduga pasokan ikan teri berformalin berasal dari daerah lain di luar DIY.
"Kalau nelayan-nelayan kita itu kan mencari ikan di samudera ya di laut selatan, ikan-ikan yang dihasilkan biasanya hanya jenis ikan-ikan besar seperti tongkol," kata dia.
Diah mengatakan penggunaan formalin pada ikan teri biasanya ditujukan agar teri yang dijual bisa lebih tahan lama. Masyarakat awam sulit membedakan antara teri berformalin dan tidak berformalin.
"Kalau pake ilmu awam susah ya. Tetapi ikan asin yang diberi formalin biasanya tidak dihinggapi lalat sama sekali berbeda dengan ikan yang hanya diberi garam. Kalau formalin terkena sinar matahari dia akan menguap dan termasuk bisa untuk membunuh lalat," kata dia.
Menurut dia, mengonsumsi makanan berformalin akan terlihat dampaknya dalam jangka panjang. Apabila dikonsumsi secara terus menerus akan bisa mengakibatkan gangguan pernafasan hingga kanker, tergantung kadar paparannya.
"Oleh sebab itu, sebelum mengonsumsi ikan teri diharapkan masyarakat bisa mencuci terlebih dahulu karena rasa ikan teri berformalin dengan tidak berformalin hampir tidak ada perbedaannya," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Timnas Indonesia menghadapi Malaysia pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin.
Jorge Jesus menjelaskan alasan Cristiano Ronaldo tidak dimainkan saat Portugal menang 2-1 atas Norwegia di UEFA Nations League.
Cas HP sampai 80 persen disebut bisa memperpanjang usia baterai. Namun, produsen HP punya penjelasan berbeda soal kesehatan baterai.
Dakota Johnson mengungkap pengalaman bekerja bersama Taylor Swift dalam video klip Patient Zero yang dirilis akhir September 2026.
Belanda menang 2-1 atas Serbia di UEFA Nations League 2026/2027. Mexx Meerdink mencetak dua gol dan membawa kemenangan pertama era Xavi Hernandez.