Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Ilustrasi Bunuh Diri
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Seorang warga Dusun Purwo, Desa Karangsari, Kecamatan Semin, Sutiman, 40, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di sebuah pohon, yang terletak di ladang pertanian, Sabtu (24/11/2018) malam. Diduga korban nekat mengakhiri hidupnya, karena permasalahan ekonomi yang menjadi beban pikirannya.
Kasi Humas Polsek Semin, Aiptu Sukasno mengungkapkan kronologi kejadian bermula sekitar pukul 15.00 WIB sore, Sutiman meninggalkan rumah tanpa berpamitan. Saat itu keluarga tidak ada yang curiga, karena tidak ada gerak-gerik mencurigakan, dan mengira Sutiman pergi untuk bergotong royong.
“Awalnya keluarga beranggapan jika dia [Sutiman] ikut kerja bakti pembangunan jalan desa. Ya hanya sebatas mencari di sekitar rumah awalnya,” kata Sukasno, Minggu (25/11/2018).
Kecurigaan dan kekhawatiran baru muncul saat Sutiman tidak kunjung pulang hingga malam hari. Dari pihak keluarga lantas mencari di rumah tetangga setempat, tetapi hasilnya nihil. Sutiman tidak ditemukan di rumah tetangga.
Akhirnya keluarga meminta bantuan warga setempat untuk membantu mencari keberadaan Sutiman. Pencarianpun dilakukan sejumlah warga membantu mencari di area ladang di atas gunung. Sekitar pukul 18.40 WIB, mulai ada titik terang.
Warga melihat seorang yang tergantung di pohon, dan setelah didiekati ternyata orang yang melakukan aksi gantung diri tersebut yaitu Sutiman. Warga pun kemudian menghubungi pihak kepolisian melihat kejadian itu.
“Dapat laporan ini [gantung diri] anggota langsung terjun ke lokasi koordinasi dengan medis. Dugaan kami karena permasalahan ekonomi yang tengah terjadi, karena keterangan dari sejumlah warga dan keluarga semula korban dalam kondisi sehat,” katanya.
Adapun saat ditemukan oleh pihak warga, korban masih lengkap menggunakan pakaian. Jarak kaki dengan tanah pun sekitar 50 cm, korban melakukan aksi ini menggunakan sebuah tali tampar bewarna biru dengan panjang lima meter. Tidak ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuh korban, hanya pada leher terdapat luka jeratan.
“Kalau untuk jarak rumah dengan ladang sekitar 2 km, letaknya memang di gunung. Setelah dievakuasi langsung kami serahkan pada pihak keluarga,” ujarnya.
Kejadian ini menjadi kejadian bunuh diri ke-24 sejak awal tahun 2018.
Sebelumnya, Bupati Gunungkidul Badingah mengatakan kasus bunuh diri memang masih menjadi tantangan pemerintah untuk menekan angka itu. Ia pun mengajak warga masyarakat untuk saling peduli sesama.
Badingah mengatakan dengan bercerita dan berbagi dengan warga lainnya sehingga seseorang tidak menanggung masalahnya sendiri, sangat penting. “Dengan mereka curhat ke tetangga misalnya diharapkan dapat mengurangi beban hidup, itu merupakan kepedulian antar sesama,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Sapi kurban Presiden Prabowo asal Gunungkidul habiskan biaya pakan Rp80.000 per hari. Sapi simmental itu berbobot lebih dari 1 ton.
Prabowo menghadiri panen raya jagung nasional, groundbreaking gudang pangan Polri, dan peluncuran 166 SPPG pendukung MBG di Tuban.
BMKG memperingatkan potensi hujan ringan hingga sedang disertai angin kencang di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Minggu.
Prabowo menyebut Program MBG dapat memutar uang hingga Rp10,8 miliar per desa setiap tahun untuk menggerakkan ekonomi rakyat.
Disdik Sleman hanya mengakui enam lomba nasional untuk Jalur Prestasi Khusus SPMB 2026 jenjang SMP.