Skrining TBC Gunungkidul Belum Optimal, Kesadaran Warga Jadi Kendala
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Ilustrasi Bunuh Diri
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Bupati Gunungkidul Badingah mengaku prihatin dengan kasus gantung diri yang terjadi di awal tahun. Ia pun berharap kepada satuan tugas (Satgas) Berani Hidup benar-benar memberikan kontribusi nyata untuk pencegahan.
“Jangan hanya rapat-rapat saja, tapi harus ada aksi nyata dalam pencegahan. Ini juga berlaku di semua jajaran yang terlibat, termasuk masyarakat harus ikut berpartisipasi dalam pencegahan,” kata Badingah kepada wartawan, Selasa (8/1/2019).
Menurut dia, upaya pencegahan tidak hanya sebatas ide-ide. Namun harus diwujudkan dalam aksi nyata sehingga hasilnya dapat dilihat. “Jujur kami prihatin dengan angka gantung diri. Jadi, kami berharap semua ikut berpartisipasi untuk mencegah secara bersama-sama,” ungkapnya.
Badingah mengatakan, di setiap puskesmas sudah ada layanan konseling bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Petugas Layanan ini bisa dioptimalkan untuk pencegahan.
“Motif dari bunuh diri paling banyak karena depresi akibat gangguan jiwa. Jadi layanan ini dapat dimanfaatkan sehingga orang yang depresi bisa ditangani dengan benar dan tidak bunuh diri,” imbuhnya.
Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady, mengatakan di awal tahun ini sudah ada empat kejadian gantung diri. Menurut dia, kejadian ini harus menjadi perhatian untuk mencegah agar tidak semakin banyak.
“Kami akan membantu pemkab dalam upaya pencegahan. Salah satunya dengan mengoptimalkan peran dari babhinkamtibmas di desa-desa untuk memberikan penyuluhan,” katanya.
Ketua Komisi D DPRD Gunungkidul, Heri Kriswanto mengatakan, kasus bunuh diri yang terjadi di awal tahun harus menjadi perhatian pemerintah. Menurut dia, upaya pencegahan butuh dukungan dari semua pihak termasuk masyarakat.
“Peran dari keluarga juga sangat penting karena merekalah yang tahu bagaimana perubahan perilaku dari anggota keluarganya. Jadi pada saat ada perubahan-perubahan perilaku bisa didampingi dan diperhatikan agar tidak berbuat nekat,” katanya.
Heri pun berharap kepada satgas berani hidup benar-benar memaksimalkan tugas dalam upaya pecegahan. Salah satunya dilakukan dengan sosialisasi baik melalui pertemuan dengan warga maupun penyebaran poster-poster tentang upaya pencegahan di desa-desa. “Satgas harus bekerja lebih keras agar pencegahan dapat maksimal,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Geely menargetkan penjualan 50-60 unit per bulan di DIY meski ekonomi lesu. Dealer baru dibuka di Jl. Magelang KM 9,5.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.