Jelang Jatuh Tempo, PBB Gunungkidul Baru Terkumpul Rp21,7 Miliar
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Ilustrasi Bunuh Diri
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Bupati Gunungkidul Badingah mengaku prihatin dengan kasus gantung diri yang terjadi di awal tahun. Ia pun berharap kepada satuan tugas (Satgas) Berani Hidup benar-benar memberikan kontribusi nyata untuk pencegahan.
“Jangan hanya rapat-rapat saja, tapi harus ada aksi nyata dalam pencegahan. Ini juga berlaku di semua jajaran yang terlibat, termasuk masyarakat harus ikut berpartisipasi dalam pencegahan,” kata Badingah kepada wartawan, Selasa (8/1/2019).
Menurut dia, upaya pencegahan tidak hanya sebatas ide-ide. Namun harus diwujudkan dalam aksi nyata sehingga hasilnya dapat dilihat. “Jujur kami prihatin dengan angka gantung diri. Jadi, kami berharap semua ikut berpartisipasi untuk mencegah secara bersama-sama,” ungkapnya.
Badingah mengatakan, di setiap puskesmas sudah ada layanan konseling bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Petugas Layanan ini bisa dioptimalkan untuk pencegahan.
“Motif dari bunuh diri paling banyak karena depresi akibat gangguan jiwa. Jadi layanan ini dapat dimanfaatkan sehingga orang yang depresi bisa ditangani dengan benar dan tidak bunuh diri,” imbuhnya.
Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady, mengatakan di awal tahun ini sudah ada empat kejadian gantung diri. Menurut dia, kejadian ini harus menjadi perhatian untuk mencegah agar tidak semakin banyak.
“Kami akan membantu pemkab dalam upaya pencegahan. Salah satunya dengan mengoptimalkan peran dari babhinkamtibmas di desa-desa untuk memberikan penyuluhan,” katanya.
Ketua Komisi D DPRD Gunungkidul, Heri Kriswanto mengatakan, kasus bunuh diri yang terjadi di awal tahun harus menjadi perhatian pemerintah. Menurut dia, upaya pencegahan butuh dukungan dari semua pihak termasuk masyarakat.
“Peran dari keluarga juga sangat penting karena merekalah yang tahu bagaimana perubahan perilaku dari anggota keluarganya. Jadi pada saat ada perubahan-perubahan perilaku bisa didampingi dan diperhatikan agar tidak berbuat nekat,” katanya.
Heri pun berharap kepada satgas berani hidup benar-benar memaksimalkan tugas dalam upaya pecegahan. Salah satunya dilakukan dengan sosialisasi baik melalui pertemuan dengan warga maupun penyebaran poster-poster tentang upaya pencegahan di desa-desa. “Satgas harus bekerja lebih keras agar pencegahan dapat maksimal,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.