Libur Akhir Tahun, Dispar Gunungkidul Targetkan 344.000 Wisatawan

Herlambang Jati Kusumo
Herlambang Jati Kusumo Jum'at, 14 Desember 2018 09:17 WIB
Libur Akhir Tahun, Dispar Gunungkidul Targetkan 344.000 Wisatawan

Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar), Gunungkidul, Hary Sukmono menjelaskan tentang Taman Batu Ngingrong, Mulo, Wonosari, Selasa (13/11/2018)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul mulai bersiap menjelang libur akhir tahun. Setidaknya 344.000 wisatawan ditargetkan berkunjung selama libur natal dan tahun baru.

Sekretaris Dispar Gunugkidul, Hary Sukmono menjelaskan perhitungan target tersebut dihitung mulai Sabtu (22/12/2018) hingga awal tahun atau 1 Januari 2019.

Sementara itu selama 2018 sendiri setidaknya sudah ada sekitar 2,7 juta wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul, namun hal tersebut belum mencapai target dari Dispar Gunungkidul yaitu 3,5 juta wisatawan. “PAD [Pendapatan Asli Daerah] Pariwisata sampai saat ini belum mencapai target per Jumat (7/12/2018) diangka Rp22,1 Miliar, sementara target Rp28,2 Miliar,” ucap Hary, Kamis (13/12/2018).

Belum tercapainya target tersebut hingga mendekati akhir tahun dinilai karena dampak cuaca ekstrem pada awal tahun dan pertengahan tahun. Meski begitu Hary mengaku tetap optimis bisa tercapai target tersebut. Berbagai langkah strategis coba dilakukan untuk mencapai target itu.

Kepala Dispar Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan dengan tidak adanya anggaran perubahan turut berpengaruh dalam upaya mempromosikan wisata akhir tahun. “Anggaran dalam Perbup tidak disetujui Gubernur. Sehingga berdampak tidak adanya hiburan serta atraksi di destinasi wisata,” kata Asti.

Ia mengatakan untuk menggencarkan promosi pihak Dispar menggunakan media sosial (medsos), dan bekerjasama dengan berbagai pihak. Ia berharap liburan akhir tahun ini dapat berjalan dengan aman dan lancar sehingga menarik wisatawan.

Sebelumnya, Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady mengaku pihaknya telah bersiap untuk mengamankan ibadah Natal dan menjelang tahun baru 2019. Berbagai hal menjadi perhatian mulai dari kelancaran arus lalu lintas hingga antisipasi terorisme.

“Potensi ancaman terorisme kami antisipasi, gangguan kriminalitas kita antisipasi, masalah lalu lintas juga kita antisipasi kemacetan dengan jalur-jalur alternatif,” ujar Fuady.

Dijelaskannya secara keseluruhan, pihak kepolisian melaksanakan operasi kepolisian secara terpusat dengan sandi operasi lilin progo 2018. Fuady mengungkapkan nantinya disiapkan personil sebanyak 245 dan gabungan dari seluruh instansi baik TNI, Organisasi masyarakat (Ormas) dan pemkab.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online