Diterjang Longsor, 1 Rumah di Gedangsari Alami Kerusakan

Herlambang Jati Kusumo
Herlambang Jati Kusumo Jum'at, 21 Desember 2018 19:16 WIB
Diterjang Longsor, 1 Rumah di Gedangsari Alami Kerusakan

Rumah yang terdampak longsor di Dusun Jatibungkus, Desa Hargomulyo, Kecamatan Gedangsari, Jumat (21/12/2018)./Ist-Dok BPBD Gunungkidul

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Hujan lebat lebih dari dua jam menyebabkan longsor yang terjadi di Dusun Jatibungkus, Desa Hargomulyo, Kecamatan Gedangsari, Jumat (21/12/2018). Meski mengenai rumah, tidak ada korban jiwa dalam perstiwa itu.

Longsoran tersebut memiliki panjang sekitar 50 meter dan jatuh dari ketinggian sekitar 40 meter. Longsoran tersebut baru berhenti setelah mengenai dapur rumah milik Sumaryanta, 43.

Kondisi sekitar lokasipun cukup mengkhawatirkan dan ada satu rumah lain yang turut terancam jika terjadi hujan lebat yaitu milik Ngatiran. Mendapat informasi tersebut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Edy Basuki mengatakan telah menerjunkan sejumlah timnya untuk melakukan evakuasi bersama warga.

Dikatakannya Kecamatan Gedangsari memang menjadi daerah yang cukup rawan terjadinya longsor. Oleh karena itu, pihaknya menghimbau warga untuk selalu berhati-hati dan tanggap jika terjadi hujan yang lebat dan dalam waktu yang lama dan mencari tempat yang aman.

“Geografis Kecamatan Gedangsari, lereng perbukitan. Sebagian besar warganya bermukim di zona berbahaya. Oleh karena itu perlu kewaspadaan ekstra jika terjadi hujan lebat,” ujar Edy, Jumat (21/12/2018).

Sejumlah Kecamatan lainpun diimbaunya untuk selalu waspada seperti Kecamatan Purwosari, Gedangsari, Patuk, Nglipar, Ngawen, Ponjong. Dari enam kecamatan tersebut, terdapat 56 desa rawan longsor. Untuk itu antisipasi tanah longsor pun kini telah dilakukan. BPBD telah memasang Early Warning System (EWS) di 63 titik di sejumlah desa. Selain dipasang dilereng bukit. Rambu longsor juga dipasang ditebing kawasan Pantai Selatan.

Sebelumnya, Bupati Gunungkidul Badingah menghimbau kepada semua jajaran agar cepat tanggap dalam merespon setiap kejadian bencana. Dengan demikian, keselamatan warga menjadi fokus perhatian. “Harus selalu siap menghadapi segala bencana,” ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online