Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Sebuah mobil mogok di salah satu tanjakan yang ada di Jalan Cinomati, Minggu (23/12/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Sama seperti pada masa liburan di tahun-tahun sebelumnya, pengemudi kendaraan bermotor khususnya mobil yang belum pernah melintasi Jalan Cinomati, Kecamatan Pleret diimbau untuk tak nekat melintas di jalur tersebut.
Kapolsek Pleret, AKP Sumanto mengatakan sejak akhir pekan lalu kendaraan yang melintas Jalur Cinomati sudah mulai banyak meskipun belum signifikan peningkatannya. Banyak kendaraan yang gagal menanjak, bahkan Minggu (23/12/2018), hingga pukul 14.30 WIB, tercatat ada sekitar 12 kendaraan yang tidak kuat menanjak.
Tidak hanya gagal menanjak, beberapa kendaraan, kata dia, juga over heat atau suhu mesin terlalu panas sehingga menyebabkan kerusakan pada radiator. Akibatnya mesin mobil pun mendadak mati. "Kalau sudah begitu, mobil harus diderek. Ini yang bikin arus lalu lintas di Cinomati tersendat. Padahal, dengan kemiringan curam, jalur Cinomati tak boleh tersendat," ujar dia.
Sumanto mengaku hampir semua kendaraan yang gagal menanjak lantaran pengemudinya baru pertama kali lewat Jalan Cinomati. Kebanyakan dari mereka hanya mengikuti arahan yang disarankan oleh aplikasi Google Map.
Memang, jika mencari lokasi wisata di kawasan Dlingo melalui Bantul sisi timur, Google Map pasti akan mengarahkan pengaksesnya melalui Cinomati. Sebab ketika pencarian obyek wisata Dlingo dari arah Bantul timur, utara dan kota Jogja, google map mengarahkan melalui Jalur Cinomati sebagai jalur alternatif.
"Karena tidak hafal kondisi jalan, pengemudi sering telat mengoper persneling dan tidak menaati imbauan yang sudah dipaang di beberapa titik Jalan Cinomati," ucap Kapolsek.
Kasatlantas Polres Bantul, AKP Cerryn Nova mengatakan bus dan truk yang hendak mengunjungi objek wisata di wilayah Dlingo tidak diperkenankan untuk melewati jalur Pleret-Dlingo dan jalur Imogiri-Mangunan, "Kami arahkan untuk kendaraan besar bus dan truk lewat Patuk Gunungkidul," kata Cerryn.
Tidak hanya kepolisian, petugas dari relawan masyarakat juga turut membantu polisi. Mustar, salah satu relawan di Pos Pantau Cinomati mengatakan para relawan bertugas mendorong, mengganjal ban, bahkan menggantikan sopir kendaraan bagi pengendara tidak kuat melanjutkan perjalanan sampai melewati tanjakan curam. "Saat ini sedang diupayakan derek untuk menarik ke bengkel setelah dipinggirkan ke tempat yang aman," ujar Mustar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Prediksi Persik vs Persija di Super League 2026, tim tamu diunggulkan meski tuan rumah dalam tren positif.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.