Laboartorium Obah #3 dan Cara Menjadi Manusia di Tengah Riuhnya Dunia
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Para sukarelawan Clean the City mengampanyekan menjaga kebersihan saat malam perayaan Tahun Baru 2019 di Jalan Malioboro, Senin (1/1) dini hari./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA--Sejumlah sukarelawan yang tergabung dalam acara bertajuk Clean the City (CtC) mengampanyekan kebersihan. Tepat pukul 00.00 WIB, di sepanjang kawasan Malioboro, di tengah kerumunan ribuan orang, mereka berjalan sambil membawa tulisan yang bernada edukasi terhadap masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.
"Dengan mengusung tema #AwalidenganKebersihan, CtC sebagai sebuah komunitas yang peduli tentang perlunya mengedukasi masyarakat untuk menjaga kebersihan, dimulai dari hal paling sederhana, membuang sampah pada tempatnya," kata Staf Humas Komunitas CtC Jogjakarta, Rizqi Baihaqi Ahmadi kepada Harianjogja.com, Selasa (1/1).
Dia mengatakan kegiatan Clean the City tahun ini merupakan yang keempat kalinya. Dia berharap dengan menjalankan kegiatan tersebut secara konsisten, pihaknya bisa turut mengajak masyarakat menyadari bahwa budaya bersih adalah bagian dari karakter bangsa Indonesia.
Menjelang kegiatan di tahun yang ke-4 ini, kata Rizqi, lebih dari 50 kota se-Indonesia siap menggelar Clean the City dengan dukungan penuh pemerintah daerah.
Dia menambahkan, yang baru dari kegitan CtC kali ini adalah adanya kegiatan kampanye Jaga Kebersihan yang akan dilakukan oleh 10-20 orang di pusat-pusat keramaian atau kegiatan perayaan pada malam sebelum pergantian tahun, dengan alat peraga yang menarik perhatian di malam hari, tujuannya mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, sehingga paling tidak dapat mengurangi volume sampah berserakan.
Pagi nanti, seperti tahun-tahun sebelumnya, sekitar 7.000 sukarelawan akan turun langsung membantu para petugas kebersihan membersihkan sampah perayaan pergantian tahun.
"Biasanya, setelah perayaan Tahun Baru 2019, masyarakat banyak meninggalkan sampah. Tahun lalu saja kami sampai mengumpulkan 60 kantong besar berisi sampah," ujar Rizqi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Kemendag minta UMKM laporkan pungli dan gangguan usaha. Pemerintah janji lindungi pelaku usaha kecil.
Manuel Neuer comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026. Ini daftar skuad lengkap pilihan Nagelsmann.
Polda Jateng bongkar koperasi ilegal BLN. Dana Rp4,6 triliun, 41 ribu korban, dua tersangka ditetapkan.
JFF 2026 hadir di Jogja, padukan edukasi finansial, konser musik, dan lari amal untuk generasi muda.
Kasus TBC di Kulonprogo meningkat. Dinkes dan PDPI gelar cek kesehatan gratis untuk deteksi dini.