Polisi Periksa 10 Saksi Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bripka E
Polisi memeriksa 10 saksi dalam kasus dugaan kekerasan seksual Bripka E. Penyidik segera melimpahkan berkas perkara ke Kejari Wonogiri.
Suasana Embung Potorono yang akan dijadikan ikon destinasi kelurahan Potorno, Kamis (17/1/2019) - Harian Jogja/Kiki Luqmanul Hakim(ST16)
Harianjogja.com, BANTUL - Potorono, Banguntapan, Bantul sedang mempersiapkan diri menjad desa wisata dengan sejumlah potensi, salah satunya Embung Potorono. Warga berharap status desa wisata itu segera diresmikan sehingga memberikan dampak perekonomian yang nyata kepada warga.
Pemilik Warung di Embung Potorono Zubadimah berharap besar jika wilayahnya telah resmi menjadi desa wisata, hal tersebut mampu meningkatkan perekonomian warga sekitar.
"Syukur alhamdulillah [jika menjadi desa wisata], semoga prosesnya nggak terlalu lama, kalau udah resmi kan pemasukan saya jadi bertambah,” ucapnya ketika ditemui Harian Jogja Kamis (17/1/2019).
Ia mengaku setiap harinya berjualan di embung tersebut mampu mendapatkan untung dari berjualan minuman serta makanan sebesar Rp200.000 pada hari biasa dan pada Sabtu dan Minggu bisa meraup keuntungan sebesar Rp500.000 hingga Rp700.000.
Ketua Pokdarwis Bagian Embung Potorono Ali Qosim mengatakan untuk saat ini Potoronk masih berstatus rintisan desa wisata. Pihaknya sedang mengurus sejumlah persyaratan untuk diajukan ke pemerintah guna mendapatkan status desa wisata.
"Untuk saat ini kami dari pihak Pokdarwis sedang mengurus surat keterangan yang diajukan ke Dinas Pariwisata dan masih nunggu juga masalah surat izin telaga, lalu yang terakhir baru peresmian," ucapnya.
Pratawa selaku Lurah Potorono menegaskan sebelum peresmian desa wisata, pihaknya akan mengadakan sosialiasi ekonomi kreatif kepada warga sekitar. Tujuannya agar pertumbuhan ekonomi warga ikut berkembang dengan adanya desa wisata.
"Untuk sekarang cuma dua puluh warga yang tercatat membuka usaha disekitar embung Potorono. Tapi dekat-dekat ini pihak kami punya rencana sosialisasi ekonomi kreatif agar semakin banyak warga membuka usaha di daerah yang berpotensi menjadi destinasi wisata," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi memeriksa 10 saksi dalam kasus dugaan kekerasan seksual Bripka E. Penyidik segera melimpahkan berkas perkara ke Kejari Wonogiri.
Pascagempa NTT, 32 dari 33 titik longsoran telah ditangani. BNPB mencatat 68 orang meninggal dan 213 lainnya luka-luka.
SAC menggelar pameran 150 lukisan untuk merayakan HUT RI ke-81 sekaligus merespons dinamika global dan memperkuat pesan perdamaian.
Menkeu Purbaya memastikan pengalihan status guru PPPK menjadi pegawai pusat tak mengganggu fiskal. Defisit RAPBN 2027 tetap 2,40%.
Perpres Ojol segera terbit. Tarif angkutan orang akan diatur Kemenhub, sedangkan tarif barang dan makanan menjadi kewenangan Komdigi.
Film Indonesia Solata tayang di Festival Film Anak dan Remaja Yordania. Film Ichwan Persada sebelumnya meraih penghargaan di Bulgaria.