BP Tapera Tebar Rp8,83 Triliun Buat Pejuang KPR, Ini Realisasinya
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Ilustrasi Pemilu/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo membuka posko A5 di 12 titik guna menjangkau pemilih tambahan dalam Pemilu 2019. Ketua KPU Kulonprogo, Ibah Muthiah, mengungkapkan pada data terakhir di Desember 2018, Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) di Kulonprogo sebanyak 334.893 pemilih.
“Jumlah itu akan ditambah dengan adanya DPTb [Daftar Pemilih Tambahan],” ujarnya, Jumat (18/1/2019). Sampai awal tahun ini, KPU sudah mendapat 11 pemilih yang masuk pada DPTb. Jumlah (DPTb) itu akan bergerak terus. Guna menjangkau pemilih tambahan itu, KPU membuka 12 titik pokso A5.
Menurut Ibah, 12 titik posko A5 itu juga diperuntukkan bagi para pemilih dari luar Kulonprogo yang akan menggunakan hak pilihnya dan pindah tempat memilih. Titik-titik posko A5 di antaranya ada di PT Angkasa Pura I di Temon, PT Nindya Karya di Wates serta beberapa pendopo kecamatan. Sebelumnya KPU Kulonprogo akan terlebih dahulu menggelar sosialisasi di 12 titik tersebut. Sosialisasi akan dilakukan mulai Sabtu (19/1) hari ini sampai akhir Januari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.
Bruno Fernandes mencetak 21 assist musim ini, memecahkan rekor Liga Inggris dan mengungguli Thierry Henry serta Kevin De Bruyne.
Pemda DIY siapkan satgas khusus atasi kejahatan jalanan. Libatkan polisi, TNI, BIN hingga BNN.