Hyundai Stargazer Siap Mengaspal di Jogja
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Ilustrasi./Solopos-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, JOGJA—Keputusan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) memberi perpanjangan waktu pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) untuk jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2019, diharapkan dapat dimanfaatkan sekolah dengan baik.
Dalam halaman web LTMPT, tertulis akan memberi kesempatan pada sekolah yang pernah login ke laman PDSS dan belum menyelesaikan pengisian serta finalisasi data, maka diberikan prioritas untuk menyelesaikan pengisian serta finalisasi data PDSS sampai Minggu (27/1/2019) pukul 18.00 WIB.
Verifikasi data oleh siswa baru dapat dilakukan pada Minggu (27/1/2019) pukul 18.01 WIB sampai dengan Selasa (29/1/2019) pukul 10.00 WIB.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Kadarmanta Baskara Aji menuturkan sejauh ini beberapa sekolah sudah mengisi, kalaupun belum diharapkan dapat segera mengisi.
“Biasanya kalau persentase pendaftaran rendah saya dihubungi panitia, tetapi sampai sekarang tidak, mungkin sudah sesuai target. Tahun-tahun kemarin diajak koordinasi,” ujar Baskara, Jumat (25/1/2019).
Baskara mengimbau sekolah yang belum mengisi PDSS dapat segera mengisi, memanfaatkan perpanjangan waktu yang sudah dberikan. Meski begitu ia juga menyadari ada sejumlah siswa dalam suatu sekolah yang memang tidak ingin lewat jalur SNMPTN, atau tidak ingin masuk PTN. Seperti halnya tahun kemarin, ada sekitar 36 sekolah yang tidak mengisi PDSS.
“Sangat mungkin ada pilihan lain bagi siswa, jadi memang tidak minat, atau memang sudah mengukur diri. Siswa SMK rata-rata mereka mau bekerja. Saya kira pertimbangan banyak tetapi kalau sampai ada anak minat, tetapi sekolah tidak mengisi itu kesalahan sekolah,” kata dia.
Oleh karenaitu, ia mengharapkan sekolah sebisa mungkin tetap mengisi, jika sewaktu-waktu ada siswa yang berubah pikiran ingin masuk PTN lewat jalur SNMPTN.
Wakil Rektor I UNY, Prof. Margana, menegaskan PDSS merupakan syarat penting agar siswa dapat mengikuti SNMPTN. Untuk itu, harus dipastikan sekolah sudah selesai finalisasi data di PDSS. Jangan sampai, proses pengisian PDSS menghambat kesempatan siswa untuk mengakses pendaftaran SNMPTN.
Berdasarkan LTMPT per Kamis (24/1/2019), untuk wilayah DIY terdapat 101 sekolah yang belum entry data PDSS. Yaitu meliputi 12 sekolah di Kota Jogja, 13 sekolah di Kulonprogo, 23 sekolah di Sleman, 24 sekolah di Bantul dan 29 sekolah di Gunungkidul. Untuk itu, dia mengimbau sekolah yang belum entry data agar segera menyelesaikan proses tersebut, agar tidak merugikan siswa. Demikian pula bagi sekolah-sekolah yang sudah entry dan verifikasi data, dianjurkan untuk segera finalisasi sesuai dengan jadwal yang ditentukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Enzo Maresca resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Manchester City menggantikan Pep Guardiola dengan kontrak tiga tahun. Siap pimpin era baru The Citizens.
12 dampak kesehatan konsumsi santan berlebihan, mulai dari kolesterol hingga obesitas, serta cara aman menikmatinya.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Persija Jakarta resmi berpisah dengan Mauricio Souza usai gagal juara Super League 2025/2026 dan mulai cari pelatih baru.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.