Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Ilustrasi Sri Sultan HB X (kiri) mendengarkan pemaparan progres pembangunan NYIA dalam peninjauan di lokasi bandara NYIA, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Selasa (8/1/2019)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, JOGJA- Perekayasa Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Widjo Kongko, mengungkapkan untuk potensi Tsunami dikawasan bandara NYIA memang ada, karena adanya Megathrust di kawasan selatan Jawa.
Dikatakan Widjojo berdasarkan penelitian yang telah dilakukan kemungkinan potensi hingga 8,8 Magnitudo dan membuat Tsunami hingga ketinggian 15 meter di kawasan pantai.
Menurut Widjojo di Selatan Jawa setidaknya ada tiga Megathrust yaitu pertama, Megathrust Jawa Barat-Jawa Tengah, kedua Jawa Tengah-Jawa Timur, ketiga Megathrust dibawah Bali-Sumba.
“Masing-masing bisa 8,8 sampai 9 Magnitudo. Paling dekat itu [dengan NYIA], tapi paling bawah benar-benar dibawah itu ya yang Jawa Tengah-Jawa Timur. Kalau se Indonesia ada 13 Megathrust,” ucapnya kepada Harian Jogja.
Diungkapkannya potensi tsunami itu juga terlihat dari sejarah terdahulu, berdasarkan kajian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), tsunami purba pernah terjadi di pesisir selatan Indonesia, beberapa kali seperti 400 tahunlalu, 1.000 tahun yang lalu, dan 1.600 tahun lalu.
Dikatakannya yang terjadi besar 400 tahun lalu. Berdasarkan penelitian itu diketahui jejak Tsunami dalam kurun waktu yang sama sepanjang Lebak hingga Bali, dengan sedimen 1,5 kilometer. “Kemungkinan ya 8,5-9 Magnitudo,” ucapnya.
Dengan berbagai hasil penelitian ahli, sejarah dan bukti-bukti dari babad, ia meyakini bahwa potensi Tsunami itu ada. Tinggal terpenting bagaimana mitigasi yang terbaik untuk meminimalisir jika suatu saat benar terjadi.
Dikatakannya dengan adanya NYIA tersebut sebagai magnet, akan tumbuh infrastruktur, bangunan lainnya. Disarankannya Pemda dapat mengontrol hal tersebut. "Termasuk dalam alat peringatan dini harus disiapkan termasuk kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi suatu bencana, masyarakat harus benar-benar dilatih dalam hal mitigasi penyelematan diri," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Kemendagri dorong aturan larangan perang suku di Papua Pegunungan lewat Raperdasus dan Raperdasi demi menjaga keamanan.
Lonjakan penumpang KAI Daop 4 Semarang capai 220 ribu saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Ini rute favoritnya.
Bahasa Inggris akan jadi pelajaran wajib SD mulai 2027. Pemerintah siapkan pelatihan guru dan strategi peningkatan mutu pendidikan.
Leo/Daniel juara Thailand Open 2026 usai kalahkan pasangan India. Kemenangan ini jadi momentum menuju Olimpiade 2028.
Ratusan warga Seloharjo Bantul menolak mantan dukuh kembali menjabat. Gugatan ke PTUN picu aksi dan pemasangan spanduk protes.