RSPS Bantul Soroti Masalah Rujukan BPJS, Ini Kendala Sering Dikeluhkan
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Ilustrasi siswa SMP Negeri 2 Sewon saat mengerjakan soal UNBK di hari pertama ujian, Senin (23/4/2018)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL-Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan, Pemuda Olahraga (Disdikpora) DIY optimistis nilai Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) di Bantul bisa naik satu tingkat dibanding tahun 2018 lalu.
Tahun 2018 silam nilai UNBK SMA di Bantul berada peringkat ketiga dan SMK peringkat keempat se-DIY, "Tahun ini kami [Bantul] yakin nilai UNBK SMA bisa sampai peringkat kedua dan SMK bisa sampai peringkat ketiga," kata Kepala Balai Dikmen Disdikpora DIY wilayah Bantul, Suhirman, saat dihubungi Kamis (14/2/2019).
Suhirman mengaku target tersebut bukan target muluk, melainkan seusia dengan hasil try out yang digelar beberapa kali selama ini menunjukan peningkatan dibanding tahun lalu. Selain melalui penilaiai, try out pihaknya juga terus berupaya memotivasi para siswa.
Menurut dia, meski UNBK bukan penentu kelulusan, namun dapat berdampak pada penilaian sekolah dan pemilihan perguruan tinggi yang biasanya beberapa mensyaratkan nilai UNBK tinggi. "Yang paling penting nilai UNBK ini akan menjadi peta keberhasilan pembelajaran sekolah. Kalau nilainya tinggi berarti pembelajaran di sekolah tersebut berhasil, guru dan kepala sekolahnya berhail," ujar Suhirman.
Suhirman menambahkan pelaksanaan UNBK tahun ini akan digelar pada 25-28 Maret 2019 untuk SMK. Sementara SMA dan MA dielar pada 1, 2, 4, dan 8 April 2019 mendatang. Ia memastikan jadwal tersebut selama tidak ada perubahan dari Pemerintah Pusat. Kepastian tersebut sekaligus membantah isu yang beredar akan adanya perubahan jadwal UNBK karena adanya pemilu 17 April mendatang.
Adapun jumlah peserta UNBK SMA/SMK di Bantul tahun ini sebanyak 10.399 siswa. Dari jumlah tersebut sebanyak 5.759 siswa SMK dan 4.641 siswa SMA. Untuk siswa SMA terdiri dari jurusan IPA 2.809 siswa, IPS 1.805 siswa, dan jurusan bahasa ada 27 siswa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Coba 4 gerakan olahraga ringan setelah bangun tidur selama 5–10 menit untuk membantu tubuh lebih bugar, lentur, dan siap beraktivitas.
Jadwal KRL Solo Jogja terbaru hari ini Rabu 29 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
AS melarang impor robot humanoid dan inverter baru asal Tiongkok demi melindungi keamanan nasional serta infrastruktur AI domestik.
Jadwal salat Jogja Rabu 29 Juli 2026 untuk Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul berdasarkan Kemenag.
Kasus ISPA di Bantul masih mencapai ribuan hingga Juni 2026. Dinkes mengimbau warga menerapkan PHBS dan memakai masker saat musim kemarau.