Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Ilustrasi Ujian Nasional SD
Harianjogja.com, KULONPROGO—Keterbatasan sarana dan prasarana (sarpras) membuat Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) tingkat sekolah dasar dan sederajat di Kulonprogo belum bisa dilangsungkan dengan sistem komputer.
Kepala Sub Bagian Perencanaan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo Dian Putera Karana mengatakan peserta UASBN sejatinya sudah mampu menggarap ujian berbasis komputer mengingat anak zaman sekarang sudah lihai menggunakan perangkat elektronik.
Adapun, seperti halnya tingkat sekolah menengah pertama, sarpras yang tersedia belum memadai. “Kalau ujiannya dilaksanakan di sekolah lain, tidak mudah membawa anak-anak ke tempat yang lebih jauh dari sekolahnya,” ungkapnya, Rabu (20/2/2019). Kendati begitu, dia berharap agar pelaksanaan ujian berstandar komputer maupun UASBN bisa berjalan lancar.
Rencananya, pelaksanaan UASBN dilangsungkan selama tiga hari pada 22-24 April mendatang dan diikuti sebanyak 366 sekolah di Kulonprogo. Saat ini, persiapan yang dilakukan sekolah yakni rutin menggelar latihan ujian.
Kepala SD Negeri Conegaran Sugiyah mengatakan sekolahannya telah mengajak para wali murid untuk berpartisipasi dalam mempersiapkan putra putri mereka. Termasuk dengan menjaga kesehatan dan mendampingi saat belajar.
“Untuk sementara waktu melarang anak main telepon seluler dan menonton televisi, kecuali kalau untuk penyegaran boleh, supaya anak tidak stres,” tuturnya. Persiapan yang dilakukan SDN Conegaran antara lain mengintensifkan pendalaman materi sesuai dengan kisi-kisi yang telah ditentukan dan memotivasi anak agar giat belajar.
Sekolah turut mengajak 16 anak peserta ujian SDN Conegaran untuk beribadah lebih rajin demi kelancaran ujian serta bisa memperoleh prestasi yang maksimal sesuai dengan kemampuan mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Polsek Prambanan dan Pos Lantas Mitra 11 menyita 10 motor saat razia balap liar di wilayah Prambanan, Klaten.
Pendaki Gunung Muria di Kudus jatuh ke jurang sedalam 40 meter di jalur Argopiloso dan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Korlantas Polri siaga 24 jam selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus untuk antisipasi lonjakan kendaraan dan kemacetan.
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Mentan Amran melepas ekspor pupuk urea ke Australia senilai Rp7 triliun untuk memperkuat industri pupuk nasional dan pasar global.