Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Warga Desa Giripeni, Kecamatan Wates mengikuti bedah buku Pembangunan sebagai Perdamaian yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY di Balai Desa Giripeni, Kecamatan Wates, Jumat (22/2/2019).-Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggelar bedah buku berjudul Pembangunan sebagai Perdamaian di Balai Desa Giripeni, Kecamatan Wates, Jumat (22/2/2019). Bedah buku digelar untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar mementingkan perdamaian dalam proses-proses pembangunan daerah.
Kepala Seksi Pengembangan Minat dan Budaya Baca DPAD DIY Aris Wiryanto mengungkapkan judul buku itu diambil karena di Bumi Menoreh sedang berlangsung pembangunan bandara sedangkan Giripeni merupakan pusatnya Wates.
“DPAD ingin agar masyarakat bisa memahami pembangunan serta mengedukasi agar konflik-konflik di pembangunan bisa teratasi,” ujarnya, Jumat. Pendekatan yang diberikan dari buku yang diulas itu yakni pembangunan yang mengutamakan perdamaian.
Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DIY Hamam Mutaqim menuturkan dengan adanya bedah buku yang digelar DPAD DIY, masyarakat bisa menumbuhkan budaya literasinya serta menerapkan hal-hal penting yang ada di dalam buku.
Dengan semakin berkembangnya Giripeni yang juga direncanakan akan menjadi pusat Kota Wates, masyarakat bisa mempersiapkan hal tersebut. “Mau tidak mau masyarakatnya harus disiapkan. Dari buku ini [Pembangunan sebagai Perdamaian], yang harus dipentingkan yaitu perdamaian,” ujarnya.
Penulis buku Pembangunan sebagai Perdamaian, Lambang Trijono, mengatakan aspek keamanan, kebebasan, kesejahteraan dan pengakuan atas diri, identitas dan eksistensi patut ditekankan dalam pembangunan.
“Jangan sampai pembangunan itu menimbulkan rasa takut dan menimbulkan masalah,” ucapnya. Dalam pembangunan yang ada di masyarakat akan timbul pertumbuhan ekonomi namun jangan sampai juga pembangunan tersebut malah merusak. Setelah ada pembangunan mesti dilakukan pemerataan.
Menurut Lambang, buku yang dibuatnya merupakan bentuk tawaran agar pembangunan meminimalkan risiko yang ada. Isi buku yang dia tulis berdasarkan pengalaman-pengalaman kasus pembangunan yang ada di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek informasi BSU 2026 senilai Rp900.000 lewat JMO dan situs resmi. Ketahui cara mengecek status serta syarat yang masih menunggu aturan final.
Aleksander Ceferin kembali mencalonkan diri sebagai Presiden UEFA setelah mendapat dukungan 55 asosiasi anggota. Pemilihan digelar April 2027.
Paspor Indonesia ditargetkan memakai satu jenis mulai 2027. Nomor berlaku seumur hidup, tetapi masa berlaku buku tetap dibatasi 10 tahun.
Veda Ega Pratama finis ke-10 di FP1 Moto3 Mandalika 2026. Ia membidik posisi 14 besar pada Practice demi lolos langsung ke Q2.
Sulit tidur setiap malam? Kenali 9 cara mengatasi insomnia tanpa obat dan kapan CBT-I diperlukan untuk menangani gangguan tidur kronis.