BP Tapera Tebar Rp8,83 Triliun Buat Pejuang KPR, Ini Realisasinya
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Ilustrasi petani di Dusun Sidorejo, Desa Banaran, Kecamatan Galur, Hariyani, sedang memanen cabai di lahannya, Selasa (29/1).-Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, KULONPROGO--Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo menargetkan 50 hektar lahan tercover program cetak sawah selaam 2019. Program cetak sawah sebagai salah satu upaya memaksimalkan produksi padi akibat alih fungsi lahan.
Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Tri Hidayatun mengatakan salah satu upaya dalam memenuhi peningkatan produksi padi di tahun ini yaitu dengan program cetak sawah. "Kita lakukan intensifikasi, juga ada program cetak sawah dan perluasan tanam," katanya pada Jumat (22/2/2019).
Ia mengatakan pada program cetak sawah, tahun ini pihaknya menargetkan 50 hektar cetak sawah. Program cetak sawah sudah dijalankan dari 2017. Program cetak sawah ditargetkan sebanyak 274 hektar yang dilakukan dari 2017 sampai 2022. Sementara di tahun 2018, Dinas Pertanian sudah menjalankan program cetak sawah seluas 45 hektar. Menurutnya, program cetak sawah dilakukan guna antisipasi lahan sawah yang telah beralih fungsi.
"Alih fungsi lahan kita ganti dengan cetak sawah atau perluasan area lahan. Lahan yang dicetak itu belum menjadi sawah atau masih berupa lahan tegal juga pekarangan," jelasnya.
Kepala Seksi Produksi Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulonprogo, Wazan Mudzakir mengatakan, selain dengan program cetak sawah, pihaknya juga menjalankan program intensifikasi untuk meningkatkan hasil produksi padi.
Pihaknya juga mengaku, selain dengan peningkatan hasil produksi, kualitas produk beras pun tetap dijaga. "Arahnya juga ke peningkatan mutu beras, salah satunya dengan pengembangan budi daya beras premium," ucapnya.
Pada Januari lalu, Dinas Pertanian Kulonprogo juga mengembangkan budi daya beras premium di Desa Jatisaroni, Nanggulan. Areal persawahan yang dikembangkan untuk budi daya beras premium seluas 200 hektar. Benih sebanyak 25 kilogram per hektar berserta pupuk organik disediakan untuk menjaga kualitas produksi beras.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.