Bus Sekolah Gunungkidul Kembali Normal, Ada Tambahan Rp270 Juta
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Anggota KPU Gunungkidul, Andang Nugroho, menunjukan ribuan kardus berisi surat suara DPR RI di gudang milik KPU di Jalan Ring Road Utara, Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari, Jumat (15/32019)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul mulai menerima kiriman surat suara untuk Pemilu 2019. Namun demikian belum semua surat suara dikirim karena pengiriman baru sebatas kertas suara untuk DPR RI. Rencananya surat suara yang lain dikirim pada Rabu (20/3/2019).
Anggota KPU Gunungkidul, Andang Nugroho, mengatakan pengiriman surat suara untuk DPR RI sudah dikirim pada Kamis (14/3/2019) sore. Surat suara yang dikirim sebanyak 1.237 kotak dengan rinciannya sebanyak 1.236 kotak masing-masing berisi 500 lembar surat suara dan satu kardus lainnya hanya berisi 12 lembar surat suara. “Untuk surat suara disesuaikan dengan jumlah DPT yang ditetapkan. Untuk berjaga-jaga ada cadangan sebanyak dua persen dari DPT,” kata Andang kepada wartawan, Jumat (15/3/2019).
Ribuan kotak surat suara itu disimpan di gudang KPU Gunungkidul di Jalan Ring Road Utara, Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari. Hingga saat ini KPU Gunungkidul masih menunggu pengiriman surat suara untuk pemilihan presiden, DPRD provinsi, DPRD Kabupaten dan DPD RI. “Surat suara lainnya dikirim 20 Maret mendatang,” katanya.
Rencananya KPU mulai menyortir dan melipat surat suara pada Selasa (19/3). Untuk pelipatan KPU bakal menerjunkan sekitar 250 tenaga.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, mengatakan sebelum pelipatan suara jajarannya mengkaji kebutuhan tenaga pelipat. Berdasarkan hasil evaluasi penyelenggaraan Pemilu 2014, kebutuhan tenaga pelipat surat suara mencapai 250 orang. “Dengan jumlah tenaga sebanyak 250 orang maka pelipatan bisa selesai tepat waktu sehingga tidak mengganggu jalannya pemilu,” kata Hani.
Dia menjelaskan untuk kebutuhan logistik Pemilu 2019, KPU Gunungkidul tinggal menunggu kekurangan surat suara. Untuk formulir, alat pencoblos, tinta hingga kotak dan bilik suara sudah tersedia. Bahkan kotak suara sudah selesai dirangkai dan sekarang disimpan di gudang penyimpanan di gedung bekas Pengadilan Agama Gunungkidul. “kami sudah pinjam tempat ke Pemkab sehingga gedung bisa digunakan untuk menyimpan kebutuhan logistik pemilu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Hari Kretek Nasional 2026 diwarnai konsolidasi 15 komunitas yang menghasilkan enam tuntutan terkait regulasi industri kretek.
Kemkomdigi membuka kanal pengaduan kuota internet melalui 159 dan meminta operator memenuhi perlindungan sisa kuota sesuai putusan MK.
Pabrik es KNMP Poncosari Bantul belum optimal karena harga jual dan persaingan es balok, ditambah minimnya hasil tangkapan nelayan.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut baru 25 persen sekolah mengajarkan coding dan AI, mulai kelas 5 SD hingga SLTA.
Sofyan/Akbar meraih perak voli pantai Asian Games 2026. Indonesia kini mengoleksi 5 emas, 10 perak, 23 perunggu.