Satpol PP Solo Sita 34 Botol Miras Tak Berizin Saat Razia Malam
Satpol PP Solo bersama tim gabungan menertibkan penjual miras ilegal dan menyita 34 botol minuman beralkohol tak sesuai izin.
Ilustrasi olahraga kempo/Ist-shorinjikempo.org.in
Harianjogja.com, BANTUL – Kabupaten Bantul kembali meraih juara umum untuk kelima kalinya di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2019 yang berlangsung di Yogyakarta pada 14 hingga 19 Maret lalu. Dalam ajang tersebut Bantul mendapatkan 75 medali emas, 66 perak dan 68 perunggu.
“Syukur alhamdulillah kami menjadi juara umum untuk kelima kali secara berturut-turut di Popda tersebut, di tahun pencapaian kita melebihi target awal yaitu 200 medali. Tahun lalu kita dapat sekitar 170 medali kalau tahun ini kita dapat 209 medali,” kata Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Joko Surono ketika ditemui Harian Jogja pada Rabu (27/3/2019).
Joko mengungkapkan pihaknya mengapresiasi khususnya kepada 335 atlet serta para 65 official dan juga kepada Pemerintah Kabupaten Bantul. “Harapan kami kedepan pencapaian ini bisa mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah daerah agara para atlet, pelatih serta official bisa menjadi motivasi tersendiri,” katanya.
Sedangkan untuk Popda di 2020 pihak Disdikpora sedang memfokuskan terhdapa sarana dan juga prasarana untuk para atlet dan juga pencarian bibit atlet untuk tahun depan. Dirinya juga mengharapkan bahwa 335 atlet tersebut jangan hanya puas dengan prestasi di Popda, para atlet harus bisa menjangkau prestasi lainnya yang melibihi Popda seperti tingkat nasional maupun internasional.
Kedepanya Disdikpora telah bekerja bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bantul agar para 335 atlet dibina dan bisa melanjutkan ke ajang Porda DIY yang katanya akan segera dilangsungkan. “Mengapa kami bekerja sama dengan KONI? Harapan kami atlet yang sudah berprestasi di Popda kemarin bisa dibina oleh KONI dan bersaing dengan para seniornya agar bisa menjadi atlet yang jadi andalan untuk Porda dan tidak menutup kemungkinan mereka juga bisa tanding di ajang nasional maupun internasional,” kata Joko.
Pihaknya akan melakukan koordinasi lanjut kepada pelatih serta pembina di masing-masing cabang olahraga untuk menanyakan langsung kebutuhan-kebutuhan apa saja yang diperlukan untuk meningkat kemampuan atlet.
“Di tahun ini kita mencoba koordinasi secara intens dengan para pelatih maupun pembina atlet untuk menanyakan langsung kebutuhan apa saja yang diperlukan. Kita akan memfokuskan diri ke fasilitas serta pembinaan untuk para atlet agar mereka tetap menjadi atlet untuk Kabupaten Bantul, kalau untuk perkiraan dana kita belum bisa memastikan soalnya itu harus survey dulu baru kita bisa bikin anggaran,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Solo bersama tim gabungan menertibkan penjual miras ilegal dan menyita 34 botol minuman beralkohol tak sesuai izin.
Muhammadiyah tegaskan kurban sebagai perekat sosial di Idul Adha 2026. Sebanyak 20 sapi didistribusikan untuk masyarakat membutuhkan.
Program penghapusan denda PBB Sleman hasilkan Rp4,4 miliar, bantu warga dan dongkrak PAD 2026.
Makna Idul Adha 2026 ditegaskan PBNU: kurban bukan sekadar ritual, tapi wujud ketaatan, kepedulian sosial, dan kesiapan menerima kritik.
Skuad Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026 resmi diumumkan, dipimpin Christian Pulisic dan Mauricio Pochettino.
Bupati Bantul tegaskan pembubaran ibadah GMS melanggar konstitusi, polisi pastikan tidak ada ruang intoleransi.