Bukan Mahasiswa UNY, Ini Penjelasan RSUP Dr Sardjito tentang Warga Jepang yang Dirawat di Ruang Isolasi
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Tim ahli cagar budaya memeriksa kondisi rumah Demang Pawira, belum lama ini./Istimewa-Dokumen Disbud Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kebudayaan (Disbud) Gunungkidul mengkaji rumah peninggalan Demang Wonopawiro di Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari, menjadi cagar budaya. Salah seorang keturunan Demang Wanapawiro. Generasi kelima keturunan Demang Wonopawiro bernama Pairah saat ini menempati rumah tersebut.
Berdasar catatan sejarah, Demang Wonopawiro merupakan sosok penting dalam sejarah berdirinya Ibu Kota Kabupaten Gunungkidul di Wonosari. Demang Wonopawiro memimpin pasukan membuka hutan Nangka Doyong yang kini menjadi Kota Wonosari.
Kepala Bidang (Kabid) Pelestarian Warisan dan Nilai Budaya Disbud Gunungkidul, Agus Mantara, mengatakan jajarannya bersama tim ahli cagar budaya mengkaji Ki Demang Wonopawiro menjadi cagar budaya sebagai salah satu pelestarian peninggalan bersejarah. "Jika sudah menjadi cagar budaya, baru kemudian bisa ditentukan langkah-langkah pelestariannya," ujarnya saat dihubungi Minggu (31/3/2019). Menurut Agus Mantara, untuk upaya pelestarian dibutuhkan surat keputusan (SK) cagar budaya. "Itu syarat utamanya," katanya.
Anggota Tim Ahli Cagar Budaya, Winarsih, mengatakan saat ini rumah tersebut dihuni oleh Pairah bersama suaminya Basuki Wibowo. Berdasarkan pengamatan, ditemukan beberapa perubahan di rumah tersebut. "Perubahan hanya pada bagian depan yang sudah ditembok, selebihnya tidak ada yang berubah," ucapnya.
Rumah tersebut terdiri dari joglo, limasan, dan pringgitan. Sedangkan lantainya beralaskan anyaman bambu tetapi beberapa sudah ada yang lapuk dimakan usia. Pada bagian umpak menggunakan batu putih serta dinding terbuat dari gebyog kayu jati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.
Bahlil Lahadalia mengaku sudah menjelaskan aturan baru harga patokan mineral kepada investor dan Kedubes China di tengah kekhawatiran regulasi tambang.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.