Cuaca DIY Hari Ini Berawan, Sleman dan Jogja Hujan Ringan
Prakiraan cuaca DIY Minggu 24 Mei 2026 didominasi hujan ringan di Jogja, Sleman, Bantul, dan Kulon Progo.
Para peserta Jogja Mandiri Expo 2019 berfoto bersama di Times Square, Medan, Sumatera Utara. /Ist-Adv.
Harianjogja.com, JOGJA--Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu penggerak perekonomian kota Yogyakarta yang dijalankan langsung oleh masyarakat. Karena itu Pemerintah Kota Yogyakarta senantiasa mendukung UMKM untuk tumbuh dan berkembang, salah satunya adalah dengan menggelar UKM Expo di luar kota.
Kali ini Dinas Koperasi UKM, Tenagakerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta menggelar Jogja Mandiri Expo dengan tema Jogja Penuh Pesona yang bertempat di Manhattan Times Square, Medan, Sumatera Utara, mulai Rabu (3/4/2019) sampai Minggu (7/4/2019).
Ekspo ini melibatkan 35 UMKM Kota Yogyakarta yang bergerak dalam bidang fesyen, kerajinan dan kuliner. Selain UMKM, Dinas Koperasi UKM, Tenagakerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta juga menyiapkan stand untuk promosi potensi wisata dan kebudayaan dengan melibatkan Taman Pintar Yogyakarta, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan, serta Dinas kebudayaan. Selain itu, Pemerintah Kota Yogyakarta juga mengajak lima UKM dari Medan untuk turut memamerkan produknya di sana.
Tidak hanya pameran, Jogja Mandiri Expo diisi dengan banyak kegiatan menarik, di antaranya Parade Produk UMKM, Pelatihan Membatik dan Merajut, Sendra Tari Jogja Gumregah, Tari Melayu Yadana, Fashion Show, Lomba Fashion Show Anak, dan berbagai acara kesenian lainnya.
Kepala Dinas Koperasi UKM, Tenagakerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta, Dra. Ch. lucy Irawati, mengatakan kegiatan ini merupakan ajang promosi Kota Yogyakarta ke luar daerah. Menurut dia, Kota yogyakarta punya banyak potensi di sektor produksi UMKM, pariwisata, kebudayaan, perdagangan dan masih banyak lagi. “Dengan harapan bisa dijual di luar daerah,” ucap dia, Selasa (2/4/2019).
Kegiatan ini juga diharapkan bisa jadi sarana untuk menjalin kerja sama dan kemitraan antara Pemerintah Kota Yogyakarta dengan Pemerintah Kota Medan. Sedangkan untuk UMKM, kegiatan ini bisa memberikan pengalaman untuk mengetahui kualitas dan tingkat penerimaan produk di luar kota.
Dra. Ch. lucy Irawati menjelaskan pemilihan Medan sebagai kota tujuan karena melihat potensi pasar yang besar. Dia menilai banyak orang Medan yang dulu pernah kuliah di Jogja, sehingga diharapkan dengan kegiatan ini dapat menghadirkan kembali kenangan di masa kuliah.
Dinas Koperasi UKM, Tenagakerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta rutin mengadakan ekspo semacam ini setiap tahun. Tahun lalu, ekspo digelar di Makassar. Mulai tahun ini, ekspo akan digelar setahun dua kali, yang akan berlangsung di Medan dan September mendatang di Banjarmasin.
Selain expo, Dinas Koperasi UKM, Tenagakerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta juga rajin memberi pendampingan pada UKM yang telah menjadi binaannya, diantaranya pengelolaan limbah batik, manajemen keuangan, pembukuan, pengemasan, hingga pemasaran. Dra. Ch. lucy Irawati berharap lewat pembinaan ini, lama kelamaan UMKM bisa naik kelas, dari mikro menjadi kecil, lalu menjadi menengah. “Yang terpenting bisa menggerakkan ekonomi masyarakat.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prakiraan cuaca DIY Minggu 24 Mei 2026 didominasi hujan ringan di Jogja, Sleman, Bantul, dan Kulon Progo.
Berkendara sepeda motor di jalan raya sangat berbahaya apabila pengendara belum cukup mengetahui ilmu dan teknik berkendara.
Eks Wamenaker Immanuel Noel Ebenezer Gerungan dijadwalkan membacakan pleidoi kasus dugaan pemerasan sertifikat K3 di PN Jakpus.
BMKG memprakirakan mayoritas kota besar di Indonesia berpotensi hujan pada Senin 25 Mei 2026, mulai hujan ringan hingga petir.
Harga buyback emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini Senin 25 Mei 2026 terpantau stabil.
Kelurahan Pakuncen menggelar pelatihan sablon kaos untuk meningkatkan keterampilan dan mendorong ekonomi kreatif warga.