Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Ilustrasi keluarga. /Ist-Instagram
Harianjogja.com, PENGASIH--Jumlah penyuluh program Keluarga Berencana (KB) di Kulonprogo tak sebanding dengan total desa yang ada. Akibatnya upaya pengendalian kuantitas penduduk lewat program tersebut kurang optimal.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMD Dalduk KB) Kulonprogo, Sudarmanto menjelaskan, program KB sebagai upaya pengendalian kuantitas penduduk teramat penting. Apalagi saban tahun jumlah bayi yang lahir khususnya di DIY kian banyak. Akibatnya Total Fertilty Rate (TFR) di DIY naik menjadi 2,2 pada 2018 lalu.
"Ada kenaikan dibandingkan 2012 yang masih 2,1, oleh karena itu perlu dikendalikan pengendalian kuantitas penduduk, salah satunya dengan program KB ini," kata Sudarmanto usai mengisi kegiatan sosialisasi Pengendalian Pertumbuhan Penduduk Kabupaten Kulonprogo di Balai Desa Sendangsari, Kecamatan Pengasih, Rabu (10/4/2019) kemarin.
Hanya saja dalam merealisasikan program tersebut khususnya di Kulonprogo diakui Sudarmanto terkendala dengan minimnya jumlah penyuluh KB. Dia mengungkapkan dari total 87 desa, hanya ada 45 petugas penyuluhan. Jumlah yang tak sebanding membuat para penyuluh harus membina warga di dua hingga tiga desa.
"Jadinya kurang optimal, seperti di Kecamatan Kokap, kalau jumlahnya kurang maka akan repot menjangkau warga di desa-desa di sana," ujarnya.
Dia menjelaskan tugas para penyuluh ini sangat diperlukan, karena sebagai pemberi informasi tentang program tersebut. Mereka bertugas melaksanakan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) kepada pasangan subur yang belum ber KB.
Berkat jasa para penyuluh lewat KIE, jumlah peserta aktif (PA) KB di Kulonprogo mengalami peningkatan. Dari 69,21% pada 2016 menjadi 71,29% di tahun lalu. Begitupun dengan capaian prosentase peserta KB baru yang pada 2016 hanya 61,39% naik menjadi 70,66% pada 2018.
"Atas hal itu kami sudah mengusulkan ke pemerintah pusat agar ada penambahan jumlah penyuluh," ujarnya.
Kepala Seksi Pengendalian Penduduk Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY Yulius Sularto, mengatakan jika pengendalian kuantitas penduduk yang salah satunya lewat program KB tidak dilakukan maka diperkirakan jumlah penduduk di DIY pada 2030 akan mencapai 4,4 juta jiwa.
Adapun untuk saat ini jumlah penduduk DIY sebanyak 3,6 juta jiwa dengan angka pertumbuhan 0,98%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Jadwal bus KSPN Malioboro ke Pantai Ndrini dan Obelix Sea View Senin 18 Mei 2026, lengkap dengan rute dan tarif.
Program UKDW Scholarship membuka kesempatan bagi siswa berprestasi untuk menempuh pendidikan tinggi sekaligus mengembangkan potensi akademik maupun non-akademik
Arab Saudi akan mendenda hingga Rp93 juta bagi jemaah haji ilegal tanpa izin resmi dan memberi sanksi deportasi serta larangan masuk 10 tahun.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini 18 Mei 2026 terpantau stabil. Simak daftar lengkap harga jual dan buyback.