Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Petugas KPPS mengenakan kostum badut di TPS 4, RW 2, Bener, Tegalrejo./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA--Pemilu merupakan hajatan masyarakat Indonesia. Diharapkan, semua masyarakat turut berpartisipasi di dalamnya. Sebab itu, beberapa panitia TPS membuat TPS-nya unik sedemikian rupa, sehingga dapat menarik minat masyarakat untuk datang mencoblos.
TPS unik salah satunya ditemukan di TPS 4, RW 02, Bener, Tegalrejo. TPS dengan 210 pemilih ini mengusung tema pesta ulang tahun. Para petugas KPPS memakai kostum unik nan ceria, seperti topi pesta ulang tahun. Bahkan ada yang merias wajahnya hingga menyerupai badut.
Salah satu petuas KPPS, Yanu Indra, mengatakan jika TPS 4 merupakan TPS paling unik di RW 2. Panitia sengaja membuat TPS seunik mungkin agar partisipasi warga untuk mengikuti proses pemilu semakin besar.
“Biar menyambut warga, supaya nggak ada yang golput,” katanya kepada Harian Jogja, Rabu (17/4/2019).
Selain kostum, ruang TPS juga dihias dengan pernak-pernik ulang tahun, seperti balon, pita, boneka, mainan anak-anak, dan sebagainya. TPS 4 juga mengadakan lomba foto selfie di lokasi TPS dengan hadiah boneka dan buku tulis untuk anak.
Dalam lomba ini, warga setelah mencoblos harus foto selfie di area TPS. Setelah itu foto diupload di grup whatsapp RT. Foto terbaik akan diumumkan dan mendapat hadiah pada saat arisan. Kata Yanu, hadiah berasal dari sumbangan warga sendiri.
TPS lain yang juga cukup unik berada di TPS 11, RT 15, RW 5, Tegalrejo, Tegalrejo. TPS dengan jumlah pemilih sebanyak 182 ini mengambil tema kampung bola. Begitu memasuki gang, kita langsung disuguhi berbagai mural dan banner sepak bola. Petugas KPPS pun juga mengenakan kostum sepak bola.
Ketua KPPS, Gatot Sadewa, mengatakan Kampung Bola diambil untuk tema TPS kali iki karena memang warga di sekitar hampir semuanya suka sepak bola. Ia menceritakan, kampungnya sudah sering menang dalam lomba kampung bola.
Beberapa mural bola yang menghiasi gang-gamg kampung sebagian besar sudah ada sejak bertahun-tahun lalu. Kata Gatot, warga sendiri yang menggambar. "Ini semua warga sendiri yang menggambar, udah lama, ada juga yang khusus buat pemilu," katanya ditengah pekerjaannya sebagai ketua KPPS, memanggil peserta coblosan.
Terhitung dua kali kampung Gatot menjuarai lomba kampung bola yang diadakan stasiun tv swasta dalam rangka menyambut piala dunia, yang pertama tahun 2010 dan kedua 2018. Menurutnya, bola adalah pemersatu mastarakat. Tidak peduli berasal dari suku mana, agama apa, semua warga bisa membaur dengan sepak bola.
Gatot mengatakan, untuk mengias TPS ini, ia bersama warga telah mempersiapkan sejak lima hari yang lalu. Ia pun melihat persiapan yang dilakukan panitia tidak sia-sia, karena warga yang datang oun cukup antusias. "Kalau ada hubungannya sama bola kan mereka sangat antusias.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
DPRD Kota Jogja mendorong Raperda P4GN untuk memperkuat pencegahan, pemberantasan, perlindungan, dan rehabilitasi narkotika.
KPK mendalami mekanisme penerimaan mahasiswa baru Unsoed melalui jalur mandiri dengan memeriksa sejumlah saksi kasus dugaan korupsi.
SMKN 1 Adiwerna Tegal menjuarai Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Semarang dan melaju ke Grand Final di Istora Senayan.
Gebyar Batik Sleman 2026 digelar dengan bazar, diskon hingga 50 persen, serta edukasi sertifikasi halal bagi pelaku IKM.
Tarif listrik kuartal IV 2026 segera ditetapkan. Bahlil Lahadalia memberi sinyal tarif listrik kemungkinan tidak mengalami kenaikan.