Daftar Harga BBM Terbaru 23 Juli 2026 di Pertamina, Shell, BP, Vivo
Daftar harga BBM terbaru 23 Juli 2026 di Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo. Dexlite, Pertamina Dex, serta Pertamax Turbo turun.
Suasana duka di Rumah Lilik Suswanto yang berlokasi di Sagan CT 5, Sleman, Yogyakarta pada Selasa (23/4/2019)./ Harian Jogja/Kiki Luqmanul Haki
Harianjogja.com, SLEMAN – Pemilu 2019 kembali makan korban di Jogja. Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 25, Sagan, Catur tunggal, Sleman, Lilik Suswanto meninggal dunia setelah kelelahan mengurus riuhnya urusan Pemilu 2019.
Menurut istri Llik, Sih Surgiati, Lilik meninggal secara tiba-tiba setelah menjalani perawatan selama dua hari di rumah sakit. “Bapak itu nggak punya riwayat sakit yang macam-macam tapi tiba-tiba meninggal;, kata dokter penyumbatan otak sama vertigo. Minggu itu kan masuk rumah sakit selama dua hari, terus pagi tadi meninggal,” katanya ketika ditemui Harianjogja.com pada Selasa (23/4/2019).
Menurut Sugiarti suaminya akhir-akhir ini sering mengeluh kelelahan lantaran terlalu sibuk mengurusi Pemilu 2019. Pada saat hari H Pemilu sendiri Lilik Berangkat dari rumah pagi hari dan balik lagi ke rumah pada pukul 03.00 WIB (18/4/2019).
“Malamnya sebelum hari H itu kan bapak enggak istirahat sama sekali, soalnya bapak itu kalau dapat tugas selalu dijaga amanatnya, dia itu merasa sangat bertanggung jawab sama tugas yang diberikan. Terus dia juga sangat kepikiran sama isu-isu yang katanya ada Pemilu Ulang, merasa tertekan gitu,” lanjut Sugiarti.
Sedangkan menurut Moch Shodiq selaku yang mendapingi Lilik di TPS 25 mengakatan hal yang sama bahwa akhir ini Lilik memang sering mengeluh kelelahan dan pada saat merasa lelah Lilik selalu mengonsumsi obat puyer.
“Memang waktu perhitungan suara itu Lilik sering mengeluh kecapekan terus dia juga sering minum obat puyer ya kalau pas kecapekan gitu. Hari Minggunya dia masuk rumah sakit terus meninggal itu, sedih saya, rencana dimakamkan hari ini,” kata Shodiq.
Jenazah Lilik Suswanto sendiri akan dimakamkan oleh keluarga pada hari ini (23/4/2019) pukul 14.00 WIB di Makan Mbendo, Sagan, Catur tunggal.Shodiq maupun Sugiarti berharap hal ini menjadi pelajaran KPU agar di Pemilu selanjutnya tidak terlalu membebankan tugas berat kepada KPPS maupun petugas yang lainnya.
“Semoga ini bisa jadi pelajaran ya buat KPU untuk Pemilu selanjutnya jangan sampai memakan korban seperti ini, soalnya Pemilu kemarin itu kan menguras tenaga yang sangat banyak, kasian petugasnya,” kata Sugiarti.
Sebelumnya, sejumlah petugas KPPS di Jogja serta pengawas pemilu juga dilaporkan meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Daftar harga BBM terbaru 23 Juli 2026 di Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo. Dexlite, Pertamina Dex, serta Pertamax Turbo turun.
Simak rekomendasi 9 mobil van terbaik di Indonesia mulai dari Wuling Formo, Gran Max, Hiace Premio hingga Mercedes-Benz V-Class. Cocok untuk keluarga maupun bis
CEO OpenAI Sam Altman menyebut dunia telah memasuki era singularitas AI. Pernyataan itu memicu perdebatan baru tentang manfaat dan risiko kecerdasan buatan bagi
Satpol PP dan Dishub Bantul menemukan 11 pelanggaran penyelenggaraan parkir. Tiga kendaraan yang parkir di area terlarang depan IGD RSUD Panembahan Senopati jug
Penelitian mengungkap keterikatan emosional terhadap mantan pasangan bisa bertahan lama. Rata-rata seseorang membutuhkan sekitar empat tahun agar perasaan itu b
Piala Dunia 2030 terancam boikot negara-negara Eropa setelah UEFA mengecam rencana FIFA membentuk FIFA Forward Enterprise untuk mengelola hak komersial turnamen