Pemimpin Terpilih Diharapkan Bangun RI Lebih Baik
Finalis pemilihan duta wisata dan budaya Tionghoa, Koko Cici Jogja 2019 berfoto bersama dengan Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharja (empat kiri), Rabu (13/2). /Ist./Koko Cici Jogja 2019
Harianjogja.com, JOGJA—Selesainya Pemilihan Presiden (Pilpres) sekaligus Pemilihan anggota legislatif (Pileg) 2019 diharapkan dapat membangun Indonesia semakin lebih baik lagi.
“Harapan saya sebagai warna negara Indonesia, sebagai warga keturunan Tionghoa. Siapapun presiden nya nanti yg terpilih semoga dapat membangun Indonesia lebih baik lagi dari yang sekarang,” ujar Pembina Koko Cici Jogja Agustinus Eko Agus Susanto, Rabu (24/4).
Menurutnya, Indonesia sekarang sudah jauh lebih maju dengan adanya jalan tol yang baru, moda transportasi yang lebih canggih. Ia berharap semakin berkembang lagi dan dapat lebih ditingkatkan lagi menjadi negara yang lebih maju.
Selaku keturunan Tionghoa yang turut menyumbangkan suara dalam Pemilu berharap terus mendapat dukungan dari negara. Terutama, kata dia, upaya untuk terus melestarikan budaya Tinghoa yang sudah lama mewarnai Indonesia.
“Jangan lagi ada perbedaan di antara kita karena siapapun kita dari etnis apa pun kita adalah satu yaitu Indonesia. Seperti semboyan kita berbeda beda tetapi tetap satu, walau Indonesia banyak berbeda suku itulah Indonesia seperti warna pelangi walau berbeda tetapi bisa menjadi satu dan membuat indah,” katanya.
Agustinus menyoroti masalah toleransi di Indonesia yang harus ditingkatkan lagi supaya semakin baik lagi. Ia berharap tidak ada lagi hasutan dari pihak luar yang tidak suka melihat toleransi di Indonesia.
BACA JUGA
Salah satu pemuda keturunan Tionghoa yang juga merupakan humas Koko Cici Jogja Angellita Nathania mengharapkan presiden dan orang yang terpilih di kursi legislatif dapat memimpin Indonesia menjadi negara yang aman dan damai. "Tidak ada diskriminasi dan dapat saling mewujudkan toleransi," ucapnya.
Ia juga berharap anak muda Indonesia dapat menjadi orang yang terus giat berkarya dan memiliki daya juang yang tinggi. Indonesia sebagai negara multikultural pun juga diharapkan anak muda tetap melestarikan budaya mereka yang membuat Indonesia ini semakin kaya dan sejahtera.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share