Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 11 Juli 2026, Ini Lokasinya
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Ilustrasi investasi./Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, JOGJA- Banyak negara yang mulai menjajaki kerja sama dengan Pemda DIY. Pengembangan teknologi informasi dan digitalisasi di DIY salah satu yang banyak dilirik.
Kepala Dinas Kominfo DIY Roni Primanto Hari mengatakan sejumlah invenstor akan menanamkan modalnya di DIY terkait dengan industri smart city dan smart province yang dilakukan DIY. Ketertarikan kerja sama dan pengembangan di bidang teknologi informasi dan digitalisasi tersebut tidak hanya investor dalam tetapi juga luar negeri.
"Seperti [investor] Singapura, yang mengajukan penawaran untuk bisa bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan lokal di DIY," katanya di Kepatihan usai menemui Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Gedhong Wilis, akhir pekan lalu.
Bahkan, lanjutnya, tidak sedikit perusahaan lokal DIY yang dilirik. Mereka (investor) tertarik untuk memberdayakan SDM lokal dari DIY. Gubernur, kata Roni, juga mendukung jika investor ikut mengembangkan SDM di DIY agar lebih mumpuni di bidang teknologi informasi. “Dimata para investor asing terutama Singapura, SDM di DIY dianggap punya potensi yang luar biasa, sehingga mereka bisa menekan anggaran dengan melakukan penyerapan tenaga kerja lokal,” ujar Roni.
Selain faktor SDM, menurut Roni, DIY dipilih karena memiliki kondisi dan potensi yang sangat beragam. Salah satunya infrastruktur IT yang cukup baik. Termasuk kehadiran bandara baru yang dinilai menjadi daya tarik investor untuk masuk. "Keberadaan bandara baru tentu memudahkan investor untuk menjalin kerjasama dalam pengembangan tekhnologi," jelasnya.
Sekda DIY Gatot Saptadi mengatakan Pemda DIY sangat terbuka untuk menjalin kerjasama dengan semua pihak. Apalagi DIY memiliki beragam pontensi dan keunggulan baik di bidang kebudayaan, pariwisata, pendidikan dan lainnya. "Sektor infrastruktur yang saat ini sedang dikembangkan yaitu bandara Yogyakarta International Aiport (YIA). Secara manajemen pariwisata sangat berpengaruh. Siapa tahu itu bisa membantu kerjasama dalam sektor pariwisata," katanya usai bertemu dengan delegasi Kota Shanghai, China.
Dijelaskan Gatot ada beberapa hal yang menarik bagi investror dari China untuk masuk dan berinvestasi di Jogja. Salah satunya, banyak program kerjasama yang bisa dilakukan baik dalam pengadaan air minum, pengelolaan sampah, pelabuhan laut maupun Jogja Agro Park.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.